Something Unfinished

Something Unfinished

  • WpView
    LECTURAS 147,290
  • WpVote
    Votos 9,136
  • WpPart
    Partes 49
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, mar 25, 2025
"You see, aku tidak pernah mau berinvestasi kepada sesuatu yang timbal baliknya tidak memuaskan. Membayar biaya operasi ayahmu dan yang aku dapatkan kembali hanyalah uang dengan nominal serupa dengan jangka waktu yang sangat tidak jelas." "Sangat tidak menarik, Kavita." Kedua tangan Kavita semakin terkepal erat dan dengan air mata yang rasanya terus saja mendesak untuk keluar, ia bertanya, "Silahkan Bapak tetapkan bunga yang harus saya bayar. Meski saya harus kerja dari pagi sampai pagi lagi, saya akan melakoninya, Pak. Asal Bapak mau membantu saya." Zane menyeringai kecil. "Bunga? Aku punya banyak uang, Kavita. Bunga yang jumlahnya tidak seberapa dari hutangmu, aku tidak butuh." "Lalu apa? Bapak menginginkan apa dari saya?" Zane tersenyum puas dalam hati tatkala akhirnya ia mendengar kalimat yang diinginkannya. Pertanyaan yang bisa membuatnya memiliki perempuan di depannya, memilliki obsessinya.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Fierce Love
  • Sang Tunangan Matheo (End)
  • Terjerat obsesi Yandere
  • My Enemy Ayna
  • Labyrinth of Destiny (Gitshan)
  • Game Of Obsession
  • SHAKARA (END)
  • Yesterday Lies
  • ★BABY ZION★

Tak disangka malam itu akan menjadi awal dari kisah Daniel dan Zayna. Bagaimana Zayna masuk ke dalam lingkaran kehidupan Daniel yang membuatnya tak dapat keluar lagi. "Sekali lo masuk dalam genggaman gue, gak ada jalan keluar. Gue gak akan biarkan lo pergi, apa pun yang terjadi." Kontak mata keduanya tak terputus, seakan mata yang berbicara mengenai semua ini. "Gue tanya sekali lagi, lo serius mau jadi pacar gue Zayna Cleodora Tarwisa?" Suara serak nan berat itu mampu membuat bulu badan Zayna berdiri. Gelombang hasrat menyerbu dirinya. Rasa penasaran akan seberapa besar cinta Daniel padanya membuat dirinya terlena. Satu aggukan mantap dari Zayna sudah cukup untuk membuat Daniel tersenyum. Itu pertama kalinya Zayna melihat lelaki itu tersenyum. "You are mine now. Don't even think of running-I'll always know where to find you Mrs.Mahatma."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido