Story cover for Epiphany by Akalapathi
Epiphany
  • WpView
    LECTURES 34
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parties 1
  • WpView
    LECTURES 34
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parties 1
Terminé, Publié initialement nov. 17, 2022
Setiap orang mempunyai keunikan, dengan kualitas, naluri, serta kesenangan dan hasrat bertualang masing-masing. Meskipun demikian masyarakat selalu memaksakan perilaku kolektif, sehingga orang tidak lagi berpikir mengapa ia harus mengikuti perilaku tersebut. Mereka menerima begitu saja, seperti tukang ketik yang menerima papan ketik QWERTY sebagai satu-satunya urutan abjad yang benar. Pernahkah ada orang yang bertanya mengapa jarum jam bergerak ke arah tertentu, dan bukan sebaliknya?
Tous Droits Réservés
Table des matières

1 chapitre

Inscrivez-vous pour ajouter Epiphany à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#821mental
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
NOESIS [END], écrit par Reisen_San
21 chapitres Terminé
Setiap pagi dimulai dengan nada yang sama. Nada yang tidak asing, tapi juga tak pernah benar-benar diingat. Seperti dengung lembut yang tumbuh dari dinding, atau bisikan yang terlalu sopan untuk membangunkan siapa pun. Anak-anak terbangun perlahan. Mereka tahu kapan harus duduk, kapan harus tersenyum, dan kapan harus mengatakan "terima kasih" pada sesuatu yang tidak pernah mereka lihat. Langit tak pernah berubah. Lantai tak pernah berdebu. Hari-hari disusun rapi seperti barisan seprai yang terlipat. Tidak ada yang jatuh. Tidak ada yang hilang. Kecuali... sesuatu yang tidak pernah disebut. Di antara semua yang seragam, ada satu yang tidak persis cocok. Seorang anak perempuan yang terlalu tenang, terlalu sering diam di tengah keramaian, dan matanya-selalu mencari sesuatu yang tidak terlihat orang lain. Serene. Ia menulis hal-hal kecil di balik kertas tugas. Hal-hal yang tidak pernah diajarkan, dan tidak boleh ditanyakan. Ia mencatat kapan musik terasa sedikit lebih sendu, kapan suara langkah di lorong tidak cocok dengan jumlah kaki. Orang bilang Serene hanya anak yang suka berpikir. Anak yang tidak pernah nakal, tidak pernah melawan. Tapi mereka tidak tahu... diam itu kadang bukan berarti lupa, melainkan mengingat terlalu banyak. Dan pagi-pagi di tempat ini, yang seharusnya hangat dan tenang, perlahan mulai terdengar berbeda- bukan karena ada suara baru, tapi karena seseorang mulai benar-benar mendengarkan. [Update setiap Malam] 《DISCLAIMER》 [DON'T COPY PASTE MY STORY!!] *Aku butuh sebuah 🌟 agar mereka yang tak terlihat tidak mendekat * Start = 14 mei 2025 Finish =
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Janji Sebuah Kunci(Proses Revisi) cover
NOESIS [END] cover
Life Or Death? [FINAL PART] cover
RAZVAN: KING OF DARKNESS (BOOK 1) cover
SAME cover
Haze And Shadows cover
The Dark Side(END) cover
OBSD 🔞 cover
Penyakit Mental cover
• KECEWA ~ cover

Janji Sebuah Kunci(Proses Revisi)

21 chapitres Terminé

Saat seseorang ingin mengejar kebebasan, seluruh penghalang akan ia hantam. Tak ada kata pantang menyerah, meski hanya tersisa setitik darah. Ambisi, keinginan, cita-cita, adalah hal yang biasa bergelimang di dalam diri manusia. Namun, hal-hal tersebut tak selamanya baik dan tak selamanya buruk. Terkadang mendorong menuju jalan penuh cahaya, pun sebaliknya. Di saat kebenaran ditutupi oleh yang berkuasa, mereka yang ingin mencari kebenaran pun rela mengorbankan nyawa.