Cantik?

Cantik?

  • WpView
    Reads 1,066
  • WpVote
    Votes 172
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 20, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
~Gue mencintainya, tapi gue lupa cara mencintai diri sendiri. Gina pikir sikap baik itu lebih dipandang tinggi dari pada kecantikan fisik. Namun, setelah melihat sendiri sang crush menghina dirinya di depan umum, pikiran Gina mulai berubah. Beauty is privilege. Seseorang yang cantik memiliki derajat tinggi. Dan seseorang yang jelek akan sulit menyaingi. Sebelum ini, seberapa besar keinginannya untuk berubah, kenyataannya sang crush memang tidak pernah melihatnya. Sosok cowok itu hanya memanfaatkannya terus-menerus. Sampai akhirnya, Gina memilih menyerah dengan menjatuhkan diri di jembatan. Siapa sangka, tindakannya itu tidak membawanya pergi ke alam baka, melainkan, membawanya kembali hidup di dalam tubuh perempuan cantik, yang tak lain dan tak bukan adalah teman sekelas sang crush. . (Belum revisi & slow update)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mengambil Peran Viola Si Antagonis!
  • 𝐵𝑜𝑢𝑛𝑑 𝑇𝑜 𝑌𝑜𝑢
  • GUE CANTIK, LO MAU APA?! (End)
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!
  • RAYANA Transmigrasi
  • DIE FOR YOU
  • Transmigrasi: Violetta Isabella Ivander[END]
  • Im's Figurans Eveline

Banyak hal di dunia ini yang tidak dapat di cerna oleh akal, namun semua itu harus diterima sebagai bagian dari takdir. Waktu membawa rasa penyesalan yang tidak menemukan ujungnya, hingga Tuhan mendatangkan kesempatan kedua, memaksa untuk menebus dosa yang pernah tercipta oleh rasa dendam dan kobaran kebencian. Seakan dunia tidak ingin berpihak, kesempatan kedua pun tidak cukup untuk mengubah takdir menjadi lebih baik, seperti halnya hukum karma yang sudah melekat dan tak akan bisa terlepaskan. Bagaimana pun mereka berusaha semua akan kembali pada takdir-Nya. 🍂🍂 "Gue punya rekomendasi buku yang bagus." Aurora menatap buku yang di sodorkan padanya, "Transmigrasi?." Temannya mengangguk, "Buku kaya gini lagi hits di kalangan remaja Ra." Aurora menggeser kasar buku itu, "Ogah gue mah, lagian gue nggak percaya sama yang begituan." "Ye ngalamin sendiri baru tau rasa lo!."

More details
WpActionLinkContent Guidelines