Should I Go

Should I Go

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 20, 2022
Suara gemuruh petir disertai rintikan hujan malam hari ini membasahi jendela kamar Gadis berambut cokelat pirang. Seakan hujan pun tau isi hati Gadis itu. Tetes demi tetes air mata turun membahasi wajah putih nan bersih itu. Terisak, sungguh sesak, tidak bisakah ia Menyerah? Sakit. Itulah kata yang pantas ia gambarkan untuk malamnya yang panjang ini. Disisi lain, Dengan menggunakan hoodie hitam disertai topi hitam, Lelaki itu tengah melamun memandangi langit malam yang sedang menurunkan air dari bumi. Merutuki keputusan yang sudah ia buat, apakah benar atau malah sebaliknya. Ia sendiri pun bimbang dengan hatinya. Marah, benci, kecewa, terluka, bimbang. seperti itulah yang ia rasakan saat ini. Bukankah mereka sama sama terluka? Gadis yang selalu sabar akan tingkah laku lelakinya atau sahabatnya?. Dan lelaki yang bimbang akan pilihannya. Semuanya tidak mudah untuk keduanya, entah harus bagaimana seharusnya. Sehingga kehilangan adalah hal yang menyesalkan dalam hidupnya. Ia gadis yang memiliki nama cantik nan indah Ranzella Aurorae Kaysha Bumi. Putri dari seorang Angkatan laut yaitu Renandy Radja Bumi dengan Ibunda yang cantik nan baik hati, Tesella edyras Bumi. Tidak sampai disitu, Kaysha Memiliki 2 orang kakak kembar berjenis kelamin lelaki yang bernama, Kelano Putra Bumi, dan Velano Putra Bumi.
All Rights Reserved
#228
sekolahsma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Titik Nadir
  • RAISEN
  • Almost Mine - 3 Alasan Aku Menolakmu!
  • ME & HIM ARE DIFFERENT
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • JANUARGHA
  • DANADYAKSA
  • RAIN [END]
  • Arunika

Deva, cowok dengan segabrek reputasi buruk di kampus. Namanya mengudara seantreo Fakultas Ekonomi sampai Fakultas tetangga. Entah siapa yang mengawalinya, kabar burung semakin berkembang seiring berjalannya waktu. "Selalu pake baju lengan panjang, karena tangannya tatoan. Sering maen cewek, free sex maksudnya. Doyan mabok, alias ngedrunk. Yang lebih parah, ngobat juga, yang pasti bukan minum obat sakit kepala, ngdrugs! Siapa yang jamin dia gak kena HIV? Atau jangan-jangan udah AIDS?" - pergosipan mahasiswa di kampus yang tidak pernah dibantah atau dibenarkan oleh sang objek. Terang saja hal itu semakin membuat cerita-cerita tentang Deva terus berkembang seiring berjalannya waktu. Tara, salah satu tukang gosip di kampus, berasal dari kalangan genk cewek yang gak tenar-tenar amat, tipikal cewek-cewek yang mau ke toilet aja harus ramean. Karena beberapa alasan, membuat Tara terlibat dengan Deva. Keterlibatannya membuat Tara mengetahui fakta-fakta dari seluruh gosip yang ada. Sialnya, benar semua! Ada juga Tania, si cewek metropolitan yang siangnya kerja di gedung pencakar langit, malamnya dugem sampai pusing. Tania adalah satu-satunya cewek yang bersama Deva dalam kurun waktu yang lama. Lagi-lagi menurut gosip yang mengudara, mereka sih hanya berteman. Teman bobo maksudnya. Namun, ketika sampai pada keadaan... Deva adalah satu-satunya hal yang Tania inginkan ketika Tania tak pernah lagi menginginkan apapun. Tara adalah satu-satunya harapan bagi Deva yang sudah sejak lama kehilangan harapan. Deva adalah permasalahan terbesar bagi Tara yang hidupnya sangat jarang bermasalah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines