silentium

silentium

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 29, 2022
Nala hanyalah mahasiswa baru di fakultas kedokteran, bisa dibilang anak pendiam, tidak punya banyak teman, mahasiswa kupu-kupu, dan tidak mengikuti kegiatan organisasi di kampus seperti temannya yang lain. Hidupnya terlihat begitu datar, tidak menarik, sehingga banyak dari temannya menyebut Nala sebagai 'anak baik' yang tidak menyukai hal-hal nakal. Nyatanya Nala memang bukan anak baik-baik seperti yang terlihat. Semua hal dalam dirinya begitu liar tak seorang pun tau hal itu karena dia menutupinya dengan amat hati-hati. Hingga seorang datang merusak ketenangan Nala dalam persembunyian. "Wah, si anak baik-baik ternyata nyebat juga nih. Hehe" suara lelaki itu setelah memergoki Nala di depan minimarket dekat rumahnya membuat Nala terjungkal kaget. "Gila lo, sejak kapan disitu." Baca selengkapnya, banyak keseruan antara keduanya yang akan hadir. Warning : sometimes 🔞, trauma, suicide attempt, family problems, contains a lot sensitive issue, harsh words, 100% fiksi. if there are similarities in names, places, or conditions purely coincidental. hit me at twitter @elbr0n
All Rights Reserved
#164
bos
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP
  • Jadi Baby?! [Lengkap]
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • About Naskala [on going]
  • Bully Of Love { END}
  • Our Emergency Calls
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • My little baby
  • MONOLOG

{FOLLOW SEBELUM MEMBACA} **** ~3 tahun yang lalu~ "mau kalian apa sih? Kenapa kalian jahat banget sama Aku?" erang Arkan yang di iringi tangisan. "Gw mau, Lo hajar gw sampai masuk rumah sakit!" jawab Anak nakal itu dengan nada bicara tenang, namun terdengar tajam. "Kenapa harus gitu?" "Lo engga usah banyak nanya, sekarang hajar gw. CEPETAN!!!" Titah Anak nakal itu dengan paksaan. Arkan menatap manik mata anak nakal itu dengan sedikit bingung. "Apa sebenarnya yang di rencanakan?" Tanyanya dalam hati. Merasa tak ada responan, anak nakal itu langsung menghembuskan nafas berat, lalu mengamati mobil yang sedang berjalan ke arahnya. "Yaudah kalo Lo engga mau. Tapi jangan salah kan gw, jika kehidupan Lo, berubah drastis setelah ini " Brakkkkkk......... #langsung baca aja! {Jadi pembaca itu harus bijak ya! Ambil baiknya dan buang buruknya!} ~Murni hasil pemikiran sendiri~

More details
WpActionLinkContent Guidelines