Muhasabah Cinta

Muhasabah Cinta

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 17, 2022
Cinta itu sangatlah indah. Cinta itu semulia Baginda Rasulullah Saw. Cinta itu sesuci Sayyidatuna Fatimatu Zahra. Cinta itu sedalam Rabiatul al-Adawiyah. Cinta itu setulus Miqdad. Cinta itu seikhlas Salman Alfarizi. Tetapi ini bukan kisah tentang Baginda Rasulullah Saw yang sangat mencintai Ibunda Sayyidatuna Khadijah Alkubra, bukan pula tentang kisah cinta dalam diamnya Sayyidatuna Fatimatu Zahra dengan Sayyidina Ali bin Abi Thalib. Ini hanya seutas kisah cinta kedua anak manusia yang terjerat dosa yang tidak diharapkan kemudian keduanya ingin memperbaiki dan meraih cinta yang suci. Ini bukan tentang menghalalkan yang haram ataupun mengharamkan yang halal. Ini hanya tentang bagaimana mereka meraih cinta yang dilandasi keikhlasan pada takdir dan keridhaan pada Sang Ketetapan Cinta. *** Cerita ini hanya fiksi belakang, mohon bijak dalam membaca dan tegurannya bilamana ada kata atau kalimat yang salah. Selamat Membaca.
All Rights Reserved
#15
keikhlasan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Second
  • I Want to Live [END]
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • The King & The Doctor
  • Given || Ju Jihoon
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines