Brother Twins

Brother Twins

  • WpView
    OKUNANLAR 81
  • WpVote
    Oylar 41
  • WpPart
    Bölümler 3
WpMetadataReadYetişkinDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Cts, Tem 18, 2026
Kisah anak kembar yang terpisah, akibat dari perceraian kedua orang tuanya. Mereka, Jarva Eliqius Borjaz dan Venus Cassius. Jarva sangat senang dengan kehadiran adiknya, mereka beda 10 menit, berarti dia adiknya secara harfiah sih iya kan? Jarva pikir dengan kehadiran adiknya Venus, akan membuat over protective papahnya akan berpindah kepada Venus, nyatanya malah keduanya semakin dikekang oleh pak tua bau tanah itu. Kelakuan adiknya ini sangat liar, bahkan lebih nakal dari dirinya, adiknya itu lebih licik, Jarva selalu menjadi kambing hitam, yang sering dihukum malah dirinya. Wajahnya terlihat nampak watados alias wajah tanpa dosa. Nantikan kisah mereka selanjutnya..
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Auto Save!
  • Transmigrasi Menjadi Mama Tiga Alpha
  • "Liburan" Bonus Suami
  • After the Fall
  • ELION (bl)
  • Trouble Maker
  • Your Auntie
  • Target Si Supir
  • Lysander Lowell De Villiers
  • The Antagonist Hates Socializing [End]

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi