My Hero

My Hero

  • WpView
    Reads 389
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, Nov 18, 2022
Maou Gakuin no Futekigousha Fanfiction Pair : Anos Voldigoad x Kanon Yuusha Rate : T Warning : bxb, mcd, suicide, angst, oneshot Kanon, seorang pahlawan pedang suci, tanpa curiga menemui raja iblis bersama dua pengikutnya ke istana. Pertemuan yang tidak pernah dibayangkan oleh sang pahlawan bersurai kuning. Memenuhi panggilan Anos untuk sebuah kesepakatan yang tidak akan bisa ia lupakan. Perbincangan singkat namun memiliki kesan yang dalam.
All Rights Reserved
#5
anosvoldigoad
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Kembar Lima Pembuat Masalah ( Go-Toubun X MaleReader) [END]
  • 𝐀̂𝐌𝐄 𝐒Œ𝐔𝐑 2 - [Vifan X Reader]
  • Not supposed to || "Muzan x Reader"
  • Stυᝯׁƙׁׅ֑  (✔)
  • A Legend Amongst The Dragons : Embodiment Of Creator
  • Coganhitz Jekardah
  • The Vermilion Primrose

First historical-fantasy Romance by Me! *** "Kenapa kau tampak begitu tenang, heh?" desisnya tepat di wajah Sang Ratu. "Kau bahkan memberikan obat subur untuk kami. Apa kau tidak takut posisimu akan tergulir jika aku memiliki anak dari selir lain?" napas Ghaozen bahkan terasa begitu tergesa di wajah cantik dan lembut milik Yueyin. Yueyin justru tersenyum tulus, "Saya yakin, tak lama lagi tempat saya akan berganti. Lalu, apa yang harus saya takutkan?" Ya benar, apa yang harus ditakutkannya? Karena sejak kecil Yueyin di didik tidak untuk menjadi orang yang serakah. Tidak untuk menjadi orang yang naif dan munafik. Ia bahkan sebisa mungkin hidup jauh dari jangkauan istana, namun sialnya pekerjaan sang ayah membuatnya terjebak dengan Raja saat ini. Raja yang dikenal berhati iblis! Istana adalah tempat yang mengerikan! Jauhi sebisa mungkin, Yueyin. Itu adalah pesan terakhir sang ibu padanya sebelum ibunya bunuh diri akibat perceraian dan fitnah kejam dari istana oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Kau lancang, Ratu!" Ghaozen semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yueyin. Menatap bibir merah muda Yueyin yang tampak menggoda begitu membangkitkan hasratnya sebagai lelaki jantan. Namun, ketika kedua bibir itu nyaris menyatu, Yueyin lebih dulu memalingkan wajahnya. Membuat Ghaozen tersenyum sinis dan berbisik pelan, "Rumor itu beredar salah. Bukan aku yang tidak pernah mengunjungimu, Yueyin. Tapi, kau yang selalu menolak kehadiranku!" gumamnya sebelum keluar dari kediaman Yueyin dengan langkah lebar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines