X : Geitsya [ On Going ]

X : Geitsya [ On Going ]

  • WpView
    Reads 161
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 8, 2023
"Gimana kalo loe jadi babu gue?" "Gue bakal bikin loe tunduk sama gue" -Geitsya ⎯⎯ 〆⎯⎯ "Jadi pacar gue!" "Itu tugas lu yang pertama!" -Reyhan ⎯⎯ 〆⎯⎯ Bermula dari di pindahkan nya kelima cowok ke kelas yang sama dengan pembuli terkenal disekolahnya. Sifat yang dimilikinya mengundang rasa penasaran ketua Angkasa geng kepada Queen bully yang masih ada di sekolah yang memiliki ribuan aturan dan tak segan-segan mengeluarkan murid pembuat onar. Reyhan yang mengibaratkan Geitsya sebagai X atau nilai yang belum diketahui itu tambah penasaran saat Geitsya dekat dengan rivalnya. Kehidupan Geitsya yang jauh dari kasih sayang membawa nya ke kehidupan yang kelam, tidak punya hati membuatnya jadi monster yang di takuti orang-orang. Tapi bagaimana jika Geitsya membuat salah satu dari mereka menjadi sasaran berikutnya? ⚠️ DILARANG PLAGIAT!! 🚫
All Rights Reserved
#3
cintasegibanyak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  •  Alcha ~ Rajawali
  • GASA [end]
  • Transmigrasi Alexa
  • 𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀
  • Bad Queen
  • ANTARKA [END]
  • Renalexa (END)

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines