Secret Organization [END S1]

Secret Organization [END S1]

  • WpView
    Reads 2,072
  • WpVote
    Votes 245
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 24, 2026
Alettha Runara Leighton & Davino Ryan Kendrix (Series) #seris 1 "Mereka selalu mengintai dari setiap titik, bahkan titik buta sekalipun." Bayangan liar bergerak menghantui isi pikiran manusia. Bagi mereka yang lemah, bayangan liar itu ibarat sebuah bisikan halus mengerikan, menyuruh mereka untuk terjun dalam dunia kegelapan. "Dalam dunia kegelapan, apakah ada cahaya terang di ujung jalan?" "Akankah, semua berakhir pada kesengsaraan?" Tidak, tidak ada yang tahu. Sebagian dari mereka, dunia kegelapan dianggap sebagai rumah pelarian ternyaman, meski terkesan suram dunia kegelapan mengerti apa arti keluarga sesungguhnya. Kehidupan yang seolah terlihat normal dari luar, belum tentu terlihat normal dari dalam. Rasa ingin tahu tinggi, membuat sebagian orang nekat melakukan apapun demi memuaskan rasa keingin tahuan mereka. "Ternyata menilai orang dari luarnya saja itu tidak cukup, ya? Hahaha." Diam bukan berarti takut, tapi dalam diam itulah sebagian orang menyimpan 1003 cara licik untuk memenangkan permainan. "Starting from a family, it will remain a family forever together." #Book 1 🎲🦊
All Rights Reserved
#732
davin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • Kembang Desa (Hiatus)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines