MILANKILOA (HIATUS)

MILANKILOA (HIATUS)

  • WpView
    Leituras 711
  • WpVote
    Votos 133
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadConcluída dom, out 27, 2024
"Mantan boleh asing, tapi teman segugus tidak boleh asing." Tentang mereka, dan catatan takdirnya. Sebuah kisah yang diawali dengan pertemuan. Di pertemukan saat baksos dan mpls membuat mereka kenal sebagai teman, sahabat, atau bahkan bisa menjadi pasangan. Ini biasanya terbentuk dari pertemuan yang manis, misalnya acara organisasi, atau pun sekolah. Bermain bersama, bergembira bersama, bekerja bersama, dan berjuang bersama. Perbedaan itu akan menjadi perekat diantara mereka yang menghargai kebersamaan. Merajut beberapa kenangan yang akan menerangi hari-hari. Waktu tidak akan mau menunggu untuk berdiri kembali. Angkat pundak, langkahkan kaki ke depan. Untuk memaknai arti perpisahan, meski sedih bikin merana. Semua pasti berubah, mau tidak mau. Semua pasti berpisah, ingin tidak ingin. Semua pasti berakhir, siap tidak siap. kala suatu aksa memandang ambara yang luas dan tidak terbatas, disitulah muncul suatu harda untuk mengingat dalam sang nayanika. Hingga kini, bumantara pun tak mampu menyelimuti seluruh angan yang menguar tidak menepi. Pada akhirnya, segala riuh dalam benak hanya berputar-putar pada kenangan. "Biarkan aku menulis, menyusun jajaran aksara hingga menjadi bait. Ku ungkapkan perasaan dengan kata-kata. Sudikah engkau mengisi kembali aksara rumpang dalam ceritaku?" ─author.
Todos os Direitos Reservados
#109
amerta
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • 74/366
  • Because I'm Askala (END)
  • I'm a Girl, Bos!
  • JAM 3 SORE
  • Light Of Happiness [✓]
  • AKSA [SELESAI]
  • [BL]The Last Place (on Going)
  • best friend and twilight
  • DeKaNa (END)
74/366

Arifah, yang dikenal dengan sikapnya yang ceria, mulai merasakan debar aneh setiap kali tatapannya bertemu dengan seorang adik kelas yang misterius. Pertemuan singkat di lorong sekolah, senyum samar, dan pesan singkat menjadi momen kecil yang menghangatkan harinya. Awalnya, itu sudah cukup baginya. Namun, perasaan itu perlahan tumbuh menjadi harapan akan kedekatan yang lebih nyata. Tanpa ia sadari, sang adik kelas masih terikat bayang-bayang masa lalu yang menciptakan jarak di antara mereka. Kini, Arifah dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan dalam hubungan tanpa kepastian, atau mundur sebelum perasaannya semakin dalam dan berujung luka.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo