MILANKILOA (HIATUS)

MILANKILOA (HIATUS)

  • WpView
    LECTURAS 711
  • WpVote
    Votos 133
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadConcluida dom, oct 27, 2024
"Mantan boleh asing, tapi teman segugus tidak boleh asing." Tentang mereka, dan catatan takdirnya. Sebuah kisah yang diawali dengan pertemuan. Di pertemukan saat baksos dan mpls membuat mereka kenal sebagai teman, sahabat, atau bahkan bisa menjadi pasangan. Ini biasanya terbentuk dari pertemuan yang manis, misalnya acara organisasi, atau pun sekolah. Bermain bersama, bergembira bersama, bekerja bersama, dan berjuang bersama. Perbedaan itu akan menjadi perekat diantara mereka yang menghargai kebersamaan. Merajut beberapa kenangan yang akan menerangi hari-hari. Waktu tidak akan mau menunggu untuk berdiri kembali. Angkat pundak, langkahkan kaki ke depan. Untuk memaknai arti perpisahan, meski sedih bikin merana. Semua pasti berubah, mau tidak mau. Semua pasti berpisah, ingin tidak ingin. Semua pasti berakhir, siap tidak siap. kala suatu aksa memandang ambara yang luas dan tidak terbatas, disitulah muncul suatu harda untuk mengingat dalam sang nayanika. Hingga kini, bumantara pun tak mampu menyelimuti seluruh angan yang menguar tidak menepi. Pada akhirnya, segala riuh dalam benak hanya berputar-putar pada kenangan. "Biarkan aku menulis, menyusun jajaran aksara hingga menjadi bait. Ku ungkapkan perasaan dengan kata-kata. Sudikah engkau mengisi kembali aksara rumpang dalam ceritaku?" ─author.
Todos los derechos reservados
#109
amerta
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • best friend and twilight
  • JAM 3 SORE
  • VIENNO LAKARSYA(TIDAK DILANJUTKAN)
  • 74/366
  • [BL]The Last Place (on Going)
  • Bukan Kita D.A.N
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • AKSA [SELESAI]

"Ami, liat senjanya cantik banget" "iya ran cantik" "tapi sayang nya ga abadi ya" "di dunia ini gak ada yang abadi Ranya..., semua akan musnah pada waktunya" "mi? kita akan tetap seperti ini kan? kita ga bakal pisah kan?" ami seketika terdiam mendengar pertanyaan sahabatnya itu, ia bingung meski sebenarnya ia tau jika setiap pertemuan pasti ada perpisahan tapi entah mengapa hatinya egois dan ingin menyangkal ═━═━═━═━═━═━═━═━═━═─═━═─═━═━═━ "apakah kita akan seperti senja?" "atau tidak ada kata kembali dan hanya akan mengukir kenangan semata?" "aku benci pikiran ku!" "aku benci mimpi buruk ku!" "dan aku benci semua hal yang mengenai tentang ku!"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido