Vampire System.

Vampire System.

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 16, 2023
"Aku... siapa aku?" Aku melihat sebuah layar transparan dengan warna merah dan hitam berada di depan ku, seketika sebuah ingatan yang panjang masuk kedalam kepala ku. Tak terasa sakit, hanya sedikit pening di kepala, lupakan itu tapi sepertinya aku masih tak bisa mengingat siapa diriku, yang ku ingat hanyalah... Apa? Apa yang kuingat? Semua nya terasa hilang begitu saja. Tapi aku tak boleh panik, tenang dan lihatlah ke depan. Di sana... Terlihat Layar Transparan itu lagi, kemudian terlihat sebuah tulisan di atasnya. [ You Are Being Chosen By a "The Vampire God" ] Apa artinya itu? Aku tak mengerti, itu terlihat seperti tulisan sakral... ========================= ( On-Going ) ( 4 Chap )
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY DESTINY (COMPLETED)
  • [BL] Hunter, Terima Kasih Atas Donor Darah Anda! (TL - Lengkap)
  • Love With Vampires? [MICHAENG]-End
  • Hou van een vampier
  • Ruby di Bawah Bulan Merah
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • The Black Rose☑☑
  • baby?|| JOSSGAWIN
  • Vampire {End}
  • Royal Blood Vampire

Kisah seorang gadis yang harus menerima kenyataan, bahwa dia adalah mate dari seorang Alpha kejam yang tidak ingin menerimanya _________________________________________ "Arrrrrggggghhhhhh" aku mendengar jeritan kencang gadis itu, aku melihat tubuhnya bersimbah darah karena perutnya tergores oleh kuku beracun Joseph yang sebenarnya di tujukan padaku. Tubuhku lemas seketika, aku ambruk di samping tubuhnya, kulihat matanya sayu namun masih terbuka. Aku menarik tubuhnya ke pangkuanku, tanpa sadar air mataku mengalir deras di pipiku. Jason mengerang kesakitan didalam kepalaku. "Tu-tuan tidak apa-apa? Tuan baik baik saja kan?" tanyanya lemah padaku sambil menyentuh pipiku menghapus air mata yang turun disitu. Tangannya terasa sangat dingin, darahnya terus keluar melalui perutnya yang terluka. Aku mengambil tangan mungilnya dari pipiku lalu mengecup telapaknya lama, air mataku tak mau berhenti menetes. "Mengapa kau mengkhawatirkanku disaat kau dalam keadaan seperti ini?" ucapku sambil terisak. "Tu-tuan kenapa menangis? Tuan kan membenciku? Aku tidak suka melihat tuan menangis, karena aku sssstttt aku me-mencintai tuan" ucapnya sambil menahan sakit, aku yang mendengar itu merasa tercabik cabik di dalam hatiku. 'Dia mencintaiku' aku senang mendengarnya namun..... "Aaaaarrrgggggghhhhhh" Ps : Maafkan author kalau cerita ini kurang menarik, dan terus beri kritik dan saran buat author biar kedepannya bisa membuat novel yang lebih bagus lagi, see you soon. Publish : Minggu, 26 Nov 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines