SENANDIKA
  • WpView
    Reads 139
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 4, 2022
Batinnya terus terkoyak. Tiada obat yang dapat memperbaiki. Semuanya telah terjadi, semuanya telah hancur lebur. Bagaikan kaca yang telah pecah akibat terkena benturan yang amat keras. Senandika, suara batin. Suara dari batinnya, yang terus berteriak pedih. Suara dari batinnya, yang meminta sebuah kebenaran. Suara dari batinnya, yang kini tak terdengar kembali.
All Rights Reserved
#54
friendships
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sejenak Luka
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Lina Story
  • KHANSA
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • Peluk
  • Let Me Love You Longer
  • 15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED)

"Jean, Nara pinjam uang boleh? Uang jajan Nara dipotong ayah karena nilai ulangan fisika Nara turun jadi 85." "Jean, Nara boleh nebeng pulang di motor Jean, nggak? Bentar lagi ujan, Nara gak punya uang naik angkot." "Jean, boleh pinjam baju olahraga? Punya Nara disobekin sama temen-temen Nara." "Jean, kata temen Nara, Nara gak pantas jadi kakak Jean. Itu benar, ya?" "Kenapa Jean dan Arkan selalu jahat ke Nara?" *** Naraka tidak pernah mengeluh, kendati sakitnya sejak kecil tak pernah luruh. Naraka tidak iri pada saudaranya, kendati takdir begitu keji untuknya. Naraka menyayangi ayahnya, Arkan, dan Jean. Mirisnya, semuanya tidak pernah menginginkan entitas Naraka di hidup mereka. Karena Naraka cacat. Penuh cela. Naraka dibenci. Naraka disiksa. Naraka ditinggal. Naraka tidak memiliki alasan lagi untuk bertahan dengan luka. Temukan kisah perjalanan hidup Naraka bersama orang-orang tersayangnya di semesta. Membawa sejenak luka lalu pergi menghampirkan duka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines