SENANDIKA
  • WpView
    Reads 137
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 4, 2022
Batinnya terus terkoyak. Tiada obat yang dapat memperbaiki. Semuanya telah terjadi, semuanya telah hancur lebur. Bagaikan kaca yang telah pecah akibat terkena benturan yang amat keras. Senandika, suara batin. Suara dari batinnya, yang terus berteriak pedih. Suara dari batinnya, yang meminta sebuah kebenaran. Suara dari batinnya, yang kini tak terdengar kembali.
All Rights Reserved
#6
friendszone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lina Story
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Peluk
  • Breathe
  • Diary Depresiku
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • 15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED)
  • Let Me Love You Longer

Kakak beradik yang harus bertahan hidup. Ditinggal mati oleh kedua orangtuanya. Dibesarkan oleh keluarga besar yang tak pernah bersikap sewajarnya. Merasakan sakit batin yang tak seharusnya dirasakan oleh anak dibawah usianya. Selalu mendapat hinaan, cacian, dan makian di setiap harinya. Selalu salah, tak pernah benar. Hampir membuat mereka putus asa. Kakak beradik yang hidup dengan dukungan mereka, agar tidak putus asa dan melakukan hal yang membahayakan mereka. Seorang adik laki-laki yang sangat dicintai dan disayangi oleh kakak perempuannya. Seorang adik laki-laki yang sudah dianggap sebagai bapaknya sendiri. Kakak yang selalu mendukung segala keinginan adiknya. Selamat membaca Banyak typo, kalo ada yang kurang pas coment ya kak Maaf, jika kurang berkesan.😊😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines