Trapped in the devil's plan

Trapped in the devil's plan

  • WpView
    Reads 1,682
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 7, 2026
Pada awal kedatangannya sebagai siswi baru di gedung pendidikan kelas elite. Bola hazel nya bertemu dengan manik hitam, begitu tajam dan dingin. Kesalahan besar dia telah memindahkan konsentrasi jalannya pada lingkaran jam. Nathaniel Vine Edsel. Keturunan orang yang memiliki nama besar di jajaran global elite. Mampu memiliki segalanya hanya dalam sekali jentikan tangan. Semakin tinggi kedudukannya maka semakin tinggi dia mengangkat dagunya. Sifat arogan, serta belati dalam ucapannya, semakin menyetarakan mata tajam gelap penuh intimidasi, serta menyempurnakan aura dingin yang melekat di setiap kehadiran di mana kakinya berpijak angkuh. Di segani karena kekuasaannya menjalar di bulatan dunia. Digandrungi sejuta umat karena parasnya adalah sempurna seperti permata. Namanya, visualnya familier di mana telinga dan mata berfungsi. Keinginannya adalah kepemilikan mutlak. Nathaniel merenggut bibirnya yang tak pernah tersentuh. Penyesalan adalah kata akhir Zelqina akan pertemuan singkat mereka, di kala waktunya. Di tengah-tengah atmosfer hening, di bawah kungkungan nya. Zelqina membencinya. Takdir kehidupan seperti halnya perahu berlayar di tengah lautan luas, terombang-ambing, tiada henti terus mengapung di permukaan zat cair yang terkandung natrium klorida, kalanya akan ada juga guncangan ombak disertai badai petir bergemuruh. Manusia mungkin punya segala tujuan, tapi takdir yang menentukan. Seperti halnya, Zelqina Emberlie Abreliana. Sebuah takdir yang telah ditetapkan secara mutlak oleh Tuhan, tidak bisa diganggu gugat oleh makhluk mana pun. 'Senyum cerah penuh kegembiraan bersahaja' telah terkikis sepenuhnya. Membentuk perasaan penuh dendam mendalam akan membalaskan suatu peristiwa yang dapat dipastikan tidak akan pernah lenyap di penyimpanan memori otaknya. Semua itu takdir, namun takdir seperti apa yang dirancang untuk Zelqina sehingga secara perlahan mengobarkan rasa dendam ?
All Rights Reserved
#7
arrogant
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • A Living Hell: Déville's Obsession
  • possessive Alejandro
  • Lachesisme
  • Owned by the Mafia
  • CALIX: Dark Embrace! [SELESAI]
  • [SKYNANI] Redline of Destiny [END]
  • 𝐊𝐄𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 : 𝐎𝐛𝐬𝐞𝐬𝐬𝐢𝐨𝐧 𝐎𝐟 𝐋𝐨𝐯𝐞
  • XELLA
  • Terraciel World: Nyanyian Darah Tertua

Mengisahkan seorang gadis berkacamata yang hidup dalam tekanan dan siksaan. Hari-harinya ia lewati dengan penuh bulian. Tak ada yang menolong! Tak ada yang peduli! Penyiksaan itu bagaikan sebuah pertunjukan yang seru. Perubahan sedikit demi sedikit mulai terlihat. Hal-hal baru dan aneh mulai ia rasakan. Pujian dan siksaan kembali ia rasakan dalam waktu bersamaan. Apakah ia ditakdirkan untuk terus menderita? Malam itu puncaknya dimana semua perubahan aneh itu terbentuk seutuhnya. Malam yang tak pernah disangka-sangka akan menjadi malam yang paling bersejarah. Gadis itu muncul dengan penampilan yang sangat berbeda. Berhasil memikat semua mata hanya tertuju padanya. Siapa sangka jika penampilan memukaunya ternyata memancing keributan. Darah terus menetes dari seluruh tubuh. Aroma darah itu berhasil membangunkan satu makhluk yang selama ini tersembunyi. Mata coklat indah itu kini berganti dengan sepasang mata merah darah yang menatap tajam. Sepasang gigi taring terlihat mengembul dari atas kedua sisi giginya. Aura kematian mulai mengelilingi tempat itu. Gadis lemah itu kini seutuhnya berubah menjadi Vampire! Misi demi misi harus kembali ia selesaikan. Kunci kejayaan kaum Vampire ada ditangannya. Ia yang semula mengira dirinya hanya ditakdirkan untuk menjadi seorang gadis cupu yang lemah tapi ternyata garis takdir kehidupan nya yang sebenarnya adalah menjadi~~ Queen Vampire Immortal.

More details
WpActionLinkContent Guidelines