Trapped in the devil's plan

Trapped in the devil's plan

  • WpView
    Reads 1,458
  • WpVote
    Votes 81
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 12, 2025
Pada awal kedatangannya sebagai siswi baru di gedung pendidikan kelas elite. Bola hazel nya bertemu dengan manik hitam, begitu tajam dan dingin. Kesalahan besar dia telah memindahkan konsentrasi jalannya pada lingkaran jam. Nathaniel Vine Edsel. Keturunan orang yang memiliki nama besar di jajaran global elite. Mampu memiliki segalanya hanya dalam sekali jentikan tangan. Semakin tinggi kedudukannya maka semakin tinggi dia mengangkat dagunya. Sifat arogan, serta belati dalam ucapannya, semakin menyetarakan mata tajam gelap penuh intimidasi, serta menyempurnakan aura dingin yang melekat di setiap kehadiran di mana kakinya berpijak angkuh. Di segani karena kekuasaannya menjalar di bulatan dunia. Digandrungi sejuta umat karena parasnya adalah sempurna seperti permata. Namanya, visualnya familier di mana telinga dan mata berfungsi. Keinginannya adalah kepemilikan mutlak. Nathaniel merenggut bibirnya yang tak pernah tersentuh. Penyesalan adalah kata akhir Zelqina akan pertemuan singkat mereka, di kala waktunya. Di tengah-tengah atmosfer hening, di bawah kungkungan nya. Zelqina membencinya. Takdir kehidupan seperti halnya perahu berlayar di tengah lautan luas, terombang-ambing, tiada henti terus mengapung di permukaan zat cair yang terkandung natrium klorida, kalanya akan ada juga guncangan ombak disertai badai petir bergemuruh. Manusia mungkin punya segala tujuan, tapi takdir yang menentukan. Seperti halnya, Zelqina Emberlie Abreliana. Sebuah takdir yang telah ditetapkan secara mutlak oleh Tuhan, tidak bisa diganggu gugat oleh makhluk mana pun. 'Senyum cerah penuh kegembiraan bersahaja' telah terkikis sepenuhnya. Membentuk perasaan penuh dendam mendalam akan membalaskan suatu peristiwa yang dapat dipastikan tidak akan pernah lenyap di penyimpanan memori otaknya. Semua itu takdir, namun takdir seperti apa yang dirancang untuk Zelqina sehingga secara perlahan mengobarkan rasa dendam ?
All Rights Reserved
#669
arrogant
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Little Fireflies
  • Crazy Guy Vs Sassy Girl ( ZEESHA )
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Cold Night: THE CATACLYSM #3 ✓
  • Mysterious Girl
  • XELLA
  • [SKYNANI] Redline of Destiny [END]
  • Lachesisme
  • 𝐊𝐄𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 : 𝐎𝐛𝐬𝐞𝐬𝐬𝐢𝐨𝐧 𝐎𝐟 𝐋𝐨𝐯𝐞
  • possessive Alejandro

"love is not only for strong man and soft woman, love cannot be defined" Karena kecerobohan kakaknya yang menabrak seorang pemuda hingga mengalami lumpuh kaki lalu kabur keluar negeri begitu saja dengan alasan bisnis, Green Arcadesia wanita karier kaya raya dengan sifat dingin dan kulit tan skin exotics yang menjadi ciri khasnya harus menggantikan menanggung tanggung jawab kakaknya dan menikahi pemuda itu. Pemuda lemah bernama Noir lunox valdeza, pemuda berwajah manis dan kulit putih pucat yang telah seratus persen kehilangan arus hidupnya karena kecelakaan yang menimpanya, pemuda yatim piatu dan pemuda dengan trauma yang besar pada orang asing. Apakah pernikahan itu akan membuahkan hasil yang baik? atau malah hanya akan dipenuhi dengan huru hara keributan rumah tangga? dan bisakah noir luluh pada green? atau akan terus membenci wanita itu karena ia adalah keluarga dari seseorang yang telah merenggut kehidupan normalnya? spoil: "Aku gak mau makanan beracun itu!! singkirin makanan itu dari hadapan aku!!" teriak pemuda itu sambil melemparkan barang barang di sebelahnya dengan brutal pada seorang wanita tinggi yang tengah memegang nampan makanan di depannya. wanita itu menghela nafasnya kala lemparan pemuda itu mengenai pipinya dan membuat pipinya tergores hingga berdarah ia kemudian melangkah mendekat, meletakan nampan yang telah berantakan itu di atas nakas dekat kasur si pemuda lalu kemudian duduk di sebelah pemuda yng kini hanya berani memeluk bantal karena ketakukan dan tak ada lagi benda yang dapat dilempar olehnya "menjauh" lirih pemuda itu takut "tenang, ini saya green jangan khawatir, orang yang buat kamu terluka sudah pergi jadi jangan takut, lihat wajah saya noir jangan terus menunduk" kata wanita itu sambil mengusap rambut pemuda di depannya dengan lembut

More details
WpActionLinkContent Guidelines