Kasih
  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 1, 2022
Stasiun kereta penuh dengan orang orang berlalu lalang. Tak ada yang lebih ditunggu tunggu selain berlibur bersama keluarga. Dirinya berharap tak ada hal hal buruk yang akan terjadi selama libur panjang berlangsung. Semuanya akan baik baik saja bukan. "Sam, tunggu di sini sebentar. Ibu mau beli nasi kuning untuk kita makan. Kamu jangan kemana mana ya. Tetap di sini dan jaga adik perempuanmu. Ibu akan segera kembali,". Dia memang bocah yang penurut. Sudah ia katakan, semua akan baik baik saja. Kepalanya yang bulat mengangguk angguk. Sama sekali tidak ada niatan untuk menentang perintah ibunya. Perut mereka semua lapar sejak pagi. Anak laki laki itu membiarkan ibunya pergi meninggalkan dirinya dan adik kecilnya. Kasih Renjani. Membiarkan ibu pergi entah kemana. Menghilang di antara keramaian. Membiarkan ibu pergi dan tak kembali lagi.
All Rights Reserved
#916
tugas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Sugar Daddy(end)
  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • OUR FAMILY [SJY&KMJ]
  • [END] Jenderal Wanita Berubah Menjadi Keluarga Kaya yang Berdarah
  • 不忘 - Can't Forget (QiXin - WenXuan - WenXin)
  •  bisikkan di sepertiga malam ku
  • Senandika : Titik Temu

"Dek Kakak lapar nih, bagi rotinya dong." Celine menatap bocah laki-laki itu melas. "Kakak gelandangan ya?" ceplos bocah itu dengan tampang watados. *** Celine kabur dari rumah karena dipaksa perjodohan oleh keluarganya, berasal dari keluarga kaya nyatanya tidak membawa keberuntungan bagi gadis pecicilan seperti dirinya. Naasnya setelah kabur semua kartu ATM nya diblokir Papah nya membuat Celine seperti gelandangan yang lontang-lantung di jalanan. Namun pertemuannya secara tidak sengaja dengan bocah laki-laki berumur 5 tahun merubah segalanya. Awalnya hanya minta roti, tapi malah dikira penculik oleh Bapak bocah itu. Sudah jatuh tertimpa tangga pula, itulah ungkapan yang cocok bagi Celine. Untungnya bocah itu menjelaskan kalau Celine bukan penculik melainkan gelandangan kelaparan. Celine cuma bisa sabar lahir batin mendengar hinaan bocah tengil itu. Dan entah gimana ceritanya Celine malah dipekerjakan sebagai pengasuh bocah tadi. Celine mah seneng banget karena memang gak punya tempat tinggal dan duit. Tapi begitu tau kalau Bapak bocah tadi duda Celine tiba-tiba punya ide gila .... untuk merayunya. Akankah Celine bisa menaklukkan duda tampan itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines