A Diary About You

A Diary About You

  • WpView
    Leituras 733
  • WpVote
    Votos 372
  • WpPart
    Capítulos 13
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, abr 20, 2023
WpInfo
Ficção
Romance
[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] "Apa yang lo lakuin disini?" tanya gadis itu. Remaja itu tak terlihat terkejut, perlahan dia mengikuti suara itu berasal "Apa yang lo juga lakuin disini?" tanyanya kemudian. Gadis itu mengerutkan keningnya, ia terus memperhatikan remaja di depannya. Ia terlihat sangat lusuh, dengan seragam yang masih melekat di tubuhnya yang basah, dan rambutnya yang berantakan. "Aneh" satu kata yang bisa ia ucapkan sebelum akhirnya pergi. Remaja itu terus memperhatikan gadis tadi yang mulai menjauh dengan mata sayunya, ia tersenyum sekilas sebelum akhirnya dia tumbang di tengah-tengah hujan yang deras. "Cantik, rasanya aneh kalau gue cuma liat dia sekali" gumamnya sebelum kehilangan kesadaran. pernah: #60 - diary #89 - diary #50 - diary
Todos os Direitos Reservados
#264
lucky
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Paradise
  • ARUMILA
  • Why do I Like You [On Going]
  • C²LV
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Unmyoung❤ [On Going]
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • LOVE in SILENCE
  • You Are Mine [Terbit]
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo