Young Mom For My Son 21+

Young Mom For My Son 21+

  • WpView
    Reads 483,769
  • WpVote
    Votes 1,314
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Dec 30, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
❗PIP PIP ❗ ---------------------- Elina Zaskia Alynn atau Eli gadis berumur 20 tahun ini sedang jalan jalan di mall besar Jakarta. Saat itu Eli melihat dua anak laki-laki yang sedang menangis,Eli menghibur kedua anak laki-laki itu sambil menunggu kedua orangtuanya. Lalu Eli bertemu dengan pria yang menyebutkan dirinya adalah papa dari kedua anak laki-laki itu, lalu kedua anak laki-laki itu meminta kepada papa nya supaya bisa menjadikan eli sebagai mama mereka. Apa yang dilakukan oleh Papa nya dan Eli?? ❗18+❗ ----------------
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HOT DADDY 1 (TAMAT)
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • Howler [On Going]
  • PREGNANT WITH MAFIA [KUBACA]
  • Ayana's life •"OSH"•
  • Saat Takdir Membalas
  • ALAN B'S {SUDAH TERBIT}
  • [18+] Story Behind Us ✔ || ONDAH JKT48
  • Al[Alvin+Alena] END

WARNING!! 21+ "Besok umur mu sudah 6 tahun, sayang. Apa yang kamu inginkan dari Daddy?" Edwin berjongkok di depan putra kebanggaannya. Miko, anak laki-laki itu menatap Daddy nya malas. Dia meletakkan heandpone mahal yang Daddy nya belikan sewaktu dia berulang tahun yang ke 5 dulu. "Tentu bukan robot yang bisa berjalan, ataupun liburan ke luar negeri." Jawab Miko, dingin. "Lalu?" Edwin menautkan kedua alisnya, pertanda bahwa dia tidak mengerti dengan ucapan putranya. "Bisakah Daddy memberikan aku seorang ibu? Aku ingin seperti teman-teman ku yang ketika berangkat dan pulang sekolah di jemput oleh kedua orang tuanya." Miko menatap Edwin dengan tatapan memohon. "Kenapa diam? Sudah aku tebak, Daddy tidak bisa mengabulkan permintaan ku itu. Tapi kenapa? Apa karena aku nakal? Apa karena nilai ku matematik jelek? Aku bisa perbaiki itu, Dad." Kali ini Miko benar-benar menangis. "Maafkan Daddy, sayang. Daddy..." Miko berlari ke kamarnya. Sedangkan Edwin tertunduk di depan ruang keluarga. Sudah sekian kali anaknya meminta seorang ibu. Namun dirinya masih tidak bisa memberikannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines