AKSAMA

AKSAMA

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 23, 2022
Dia datang bak sebuah angin, berhembus dengan kencang secara tiba tiba membawa segala rasa dan kenangan yang hampir memadam. Dia yang menawarkan sebuah penawar lara tanpa rasa ragu ketika raga ini sedang beradu dengan lantang tatkala rasa yang kupunya hilang terbawa sosok tinggi yang bahkan bayangannya pun tak mampu untuk aku raih. Maaf telah membuatmu ikut terluka karena rasa ini, Maaf keegoisanku membuatmu tercabik, dan Terimakasih karna telah ada dalam hidup ini. "Kamu ga perlu jadi gunung yang selalu melindungiku yang bahkan lebih menyukai deburan ombak di lautan, karena itu semua pecuma asal kamu tau" ucap gadis itu ditengah gemuruh hujan yang sedang mengguyur heningnya malam. "Tapi ini semua bukan tentang sebuah tempat, ini semua tentang rasa dan kamu harus tau kalau aku mencintaimu ga peduli kamu belum bisa melupakannya ataupun kamu masih mencintainya yang aku tau aku mencintaimu dari awal hingga saat ini" balas laki-laki itu meyakinkan tentang rasa yang dia punya kepada seorang gadis yang kini tengah menangis dihadapannya itu. Hubungan tak tentu yang terukir karena sebuah rasa antara tiga orang manusia. Tentang dia yang mencintaiku terlalu awal, dan aku yang terlalu bodoh untuk rasa cintanya.
All Rights Reserved
#1
anhar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • limited to friends or falling in love '?'
  • Awas Jatuh Cinta
  • RAPUH!
  • Love Starlight
  • SandalWood (Selesai) on revision
  • Cawa
  • 360 and Still Me
  • HALOALKANA
  • SEMESTA TAK MERESTUI

Cia berdiri didekat jendelanya dan membelakangi orang yang masuk itu. Orang yang masuk itu pun langsung menutup pintu dan berjalan menuju cia lalu memeluknya dari belakang. Cia kaget dan langsung menoleh. "Cio" kaget cia. "Maafin gue ya" Cia melepaskan pelukan itu dan berbalik menghadap kearah cio. "Maaf lo bilang hah?gue udah nunggu lo 5 tahun io 5 tahun terus gue udah nunggu lo dari pagi io dan gue belom makan sama sekali cuma buat nunggu lo" ucap cia berapi api. Cio langsung membawa cia kepelukannya lagi tetapi cia meronta minta dilepaskan dan itu membuat cio mengeratkan pelukannya dan tak lama cia diam dipelukannya dan menangis. "Hiks..hiks.." "Gue minta maaf cia gue emang salah gue cuma mau tau lo nepatin janji atau gak lo masih nunggu gue atau gak dan ternyata lo nunggu gue dalem hati gue gue seneng banget cia i miss you and i love you" Cia membeku mendengar cio mengungkapkan perasaannya. Akankah cia membalas perasaan cio?

More details
WpActionLinkContent Guidelines