Semesta Tanpa Pelukan ( on going)

Semesta Tanpa Pelukan ( on going)

  • WpView
    Reads 208
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Feb 2, 2025
Elina Raffaella hidup dalam bayang-bayang masa lalu yang gelap, dipaksa berjuang sendirian tanpa ada yang peduli. Namun, kehadiran dua pria bernama Rayyan Zayn dan Rael Evander tiba-tiba mengubah hidupnya. Keduanya seperti bayangan yang selalu mengikuti, tak memberi Elina ruang untuk bernafas. Bagi Elina, mereka hanyalah dua sosok abang yang datang untuk melindunginya. Tetapi, semakin lama ia bersama mereka, semakin banyak rahasia yang terungkap-tentang siapa mereka sebenarnya dan apa yang mereka inginkan darinya. Elina tak pernah mengira bahwa dalam perjalanan ini, ia harus memilih: bertahan dalam perlindungan yang mereka tawarkan, atau melawan mereka untuk meraih kebebasan yang ia dambakan. Tapi, apakah semua yang terlihat baik itu benar-benar baik? Atau, ada lebih banyak bahaya yang mengintai dari balik wajah yang tampak melindungi?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dalam Genggaman Raka
  • Eclipsed (Hitam Tidak Sama Dengan Putih)
  • Dosa dan Kenikmatan
  • Salju Pertama di New York
  • RAKA [Completed] ✓
  • Damien's Possession ✔️ (Mavros Series #2)
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • Raindrop

--- Dalam hidupnya yang teratur dan penuh batas, Raina tidak pernah membayangkan bahwa satu genggaman tangan bisa mengubah segalanya. Ia terbiasa menjaga jarak-dengan orang lain, dengan harapan, bahkan dengan hatinya sendiri. Namun kehadiran Raka, pria tenang yang menyimpan luka dalam diam, mulai mengguncang tembok yang selama ini ia bangun rapat-rapat. Raka tak banyak bicara. Tapi setiap sentuhan kecil darinya-sikut yang menyentuh saat duduk bersebelahan, jemari yang menghapus air mata, hingga genggaman hangat saat Raina merasa hancur-berbicara lebih banyak dari ribuan kata. Saat masa lalu datang menagih, dan masa depan tak menjanjikan apa-apa, satu-satunya yang bisa mereka pegang hanyalah genggaman itu. Apakah cukup untuk bertahan? ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines