ZEGA

ZEGA

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 22, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Persetanan dengan kata pendamping hidup Zeva. Gue benci lo, gue benci ada di hubungan paksa ini, gue benci! Lo, bahkan gue, jangan pernah libatin perasaan. Walaupun kita dijodohin, belum tentu berakhir happy ending." Ucapnya penuh tekanan. "Satu lagi. Semua yang gue lakuin kemauan diri gue sendiri. Dan lo orang asing yang masuk kedalam hidup gue, jangan pernah protes ataupun ngontrol yang gue lakuin. Ngerti lo!" Zeva mengusap air matanya kasar. "Sejelek itukah gue di mata lo Rega?" Tanyanya pelan. "Yah, sejelek itu. Sejelek dari kata jelek. Lo orang asing yang ngerusak hidup gue, lo penghancur segalanya, bodoh!" ×××× "Pretty, you are so perfect, Zeva. Mata lo begitu indah buat lo yang selalu ngeluarin air mata, berhentilah menangis. Gue bakalan selalu ada buat lo, Zev. Gue cinta sama lo. Gue janji bakalan selalu ada disamping lo di saat lo butuh sandaran." "Cinta? Nggak bisa Rangga, kita hanya sebatas sahabat, nggak lebih. Gue udah ada Rega." ×××× Tidak bisa diduga jika pada akhirnya semua akan menjadi diluar ekspektasi. Begitulah hidup. Sesuatu yang tidak diduga bisa jadi terduga.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sudut pandang (felisha)
  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP
  • Stay (Away)
  • Nalalira
  • dimana janji tersebut
  • BarraKilla
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Zenna Story
  • Sehidup Semati | Complete
  • Langit Yang Merenggut Cinta

"Kasih gue tutorr dong din. Kayaknya lo gampang banget bisa punya pacar. Masa gue yang ganteng gini belum bisa dapetin feli juga? Lo sih fel. Susah banget di gapai. Tinggal terima gue kenapa sih? Gue kan iri sama nadine" omel galuh menyalahkan felisha membuat felisha memutar bola matanya malas. "Ya lagian, ngapain juga lo sukanya sama gue? Kan banyak cewe lain yang bisa lo sukain" cibir felisha. "Ya ngga tau, ini semua kan gara-gara lo. Siapa suruh lo cantik, gemesin, nganenin, lucu gitu? Kan gue jadi suka sama lo" *** Galuh menggeleng cepat "Ngga kok, Ayo bareng aja. Searah juga kan tujuan kita. Ke pelaminan" gurau Galuh dengan alis yang ia naik turunkan membuat felisha berdecak. "Buru! Ngga usah bercanda. Gue Ngga punya banyak waktu" desak felisha. Karena sebentar lagi shift kerjanya akan dimulai, menjadi seorang barista di caffe Coffee yang terkenal membuatnya menjadi super super sibuk disela tugas kuliahnya. Galuh murung, karena gombalannya yang sama sekali tidak mempan untuk felisha "Ya kan siapa tau nanti bukan sekedar candaan lagi fel. Tapi jadi kenyataan" ^^ "Gue buru buru itu karena Ngga pengen ketemu lo galuh" terang felisha membuat Galuh mencibir. "Jahat banget omongan lo sha. Tapi tenang aja, gue Ngga sakit hati kok" ^^^ "Ayo! Galuh tolong anterin gue ya. Nanti gue bensinin" ujar felisha sembari melongokkan kepalanya ke samping, agar bisa melihat wajah galuh yang tertutup helm hitamnya. "Dikiranya gue ojek kali. Padahalkan gue rela lakuin apapun buat dia, jangankan nganterin. Nemenin jadi suami aja pasti bakal gue jabanin" gumam galuh mencibir. "Hah?? Lo ada bilang sesuatu galuh?" "Ngga. Gue cuma bilang iya felisha cantik, lucu, unyu-unyu, gitu kok" Aku Ngga ngarep banyak yang voment, tapi disini Aku cuman pengen karya Aku bisa sampai tamat aja. Ngga lebih

More details
WpActionLinkContent Guidelines