Seamin Namun Tak Seiman

Seamin Namun Tak Seiman

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 27, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Tentang cinta beda agama, Friendzone, dan sebuah rahasia yang belum terkuak. ••• Ares Elvano Alexander tidak pernah menyangka bahwa ia menyukai Seorang gadis bernama Humairah Lathifah yang selalu ia jahili sejak kecil. Ikatan pertemanan yang membuat mereka begitu dekat. Rasa ingin melindungi di hati Ares kini berubah menjadi cinta. Banyak hal yang di lakukan Ares agar bisa selalu bersama dengan Aira. Namun justru Aira tidak peka dengan perasaan Ares dikarenakan sifatnya yang polos dan lugu. Seseorang pernah mengatakan bahwa tidak semua cinta beda agama berakhir dengan duka, namun apakah pernyataan tersebut benar adanya? ••• "Sakit itu ketika mencintai dia yang sudah jelas berbeda'" "Sakit itu ketika dia mencintai orang lain" "Sakit itu ketika cinta kita terhalang oleh takdir" "Sakit itu ketika kita harus memilih agama atau cinta" ~Ares Elvano Alexander ••• "Hal terbodoh adalah ketika aku tidak menyadari perasaan nya" "Hal terbodoh adalah ketika aku mencintai dia yang tidak seiman dengan ku" "Hal terbodoh adalah ketika aku berjuang mempertahankan nya padahal sudah jelas jika kami berbeda" "Mungkin aku yang terlambat menyadari perasaanku, tetapi tidak bisa di pungkiri bahwa aku juga sangat mencintainya" ~Humairah Lathifah ••• Bagaimana kisah Aren dan Aira kedepannya? Apakah berakhir dengan duka? Atau malah sebaliknya?
All Rights Reserved
#742
agama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tsuroyya; Mengejar Mentari di bawah Purnama
  • There's Love In My Friendzone
  • Antara seamin dan seiman
  • JODOH PILIHAN ABI (revisi Tulis Ulang)
  • ARSALESA [END]
  • Alesya
  • Ingkar 🌿|| Ending

kita pasti pernah merasakan friendzone. kata orang, tidak mungkin dalam hubungan persahabatan antara laki-laki dan perempuan tidak ada yang menyimpan rasa. entah salah satu atau bahkan kedunya. "Jika memang dia jawaban atas doa-doamu, bukankah kau memang harus menerimanya, Lif?" "Lalu, bagaimana jika ternyata aku menyebut nama lain dalam doa-doaku?" "Apa nama lain itu namaku, Lif?" dengan suara yang begitu lirih ia bertanya Gadis itu mengangguk, "Lif, aku memang menaruh harap padamu. Aku juga menyebut namamu disetiap sujudku. Namun, ada hal lain yang membuat aku tidak bisa melanjutkan harapanku" "Kalimatmu justru tidak memberikan jawaban apa-apa, Ham. Aku kecewa, kau terlalu pengecut. Aku benci itu" Haruskah Alif berbalik arah? Meninggalkan semua yang berkaitan dengan citanya dan memilih hati yang membuatnya menjadi perempuan istimewa? Namun kenyatan yang ia jumpai begitu memilukan. Hatinya mungkin bisa ia genggam, namun tidak dengan hari-hari di masa depannya. Jangan berliku macam apalagi yang harus ia tempuh? Apakah logikanya lemah setelah itu? Seperti perempuan kebanyakan, akankah ia mengandalkan perasannya? Mari simak kisahnya Salam Friendzone LA_IN

More details
WpActionLinkContent Guidelines