The Notes of Life

The Notes of Life

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 23, 2022
"Perpisahan adalah awal dari dimulainya sebuah pertemuan baru. Dari sana kita di ajarkan untuk ikhlas dan melepas. Rinjani, sebahagia apapun sebuah pertemuan terjadi, akan tetap ada perpisahan yang terjadi. Sama yang terjadi pada kisah kita. Akan ada yang pergi pertama. Dan aku selalu berharap itu bukan kamu" Dheskala Langit Mangkubumi "Semua pertemuan memang akan berakhir dengan perpisahan. Begitu pula dengan pertemuan kita. Tapi Skala, kalau boleh jujur aku belum sanggup kehilangan kamu. Dan meskipun perpisahan kita akan tetap terjadi, rasa sakit yang tersisa karena ditinggalkan itu tetap membekas. DItinggalkan oleh kamu dalam waktu sesingkat ini, terasa seperti memalu kaca. Tidak sampai hancur memang. Tapi akan tetap membekas dan takkan pernah kembali sama. Untuk kisah kita yang tak ditakdirkan sama. Rinjani Neshala
All Rights Reserved
#188
ot7
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • langit biru
  • " To Love ,To Lose "
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Collateral Hearts - LingOrm ( END )
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Aku Begitu Mengagumimu ♡ [BERES📖]
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia]
  • SHE IS ACHA [ON GOING]

Setiap pertemuan pasti ada perpisahan, siap tidak siap kita harus siap. Jalan takdir yang berbeda mengantarkan mereka pada sebuah pertemuan, dua insan yang tak saling kenal itu bertemu untuk yang pertama kalinya. Hari berganti bulan, bulan berganti tahun hingga seterusnya sampai benih benih cinta diantara mereka bertemu. "Lang kalau aku jadi bulan kamu jadi apa?" "Hmm akuuuu... Aku langit nya." "Kok langit sih kan masih ada yang lain bintang atau senja gitu." "Kamu pernah liat langit ninggalin bulan?" Perempuan itu menggeleng. "Pernah liat langit ninggalin bintang?" "Nggak pernah langit" ucapnya masih sedikit bingung. "Jadi kamu ngerti kan kenapa aku mau jadi langit?" Langit menatap lekat wajah perempuan di depanya. "Jadi kamu nggak bakalan ninggalin aku kan?" "Sesuai nama aku ( langit) aku nggak akan pernah ninggalin kamu". Langit mencuim kening keyra, memberikan pelukan yang hangat kepada gadis itu. *jangan takut akan sebuah perpisahan, karena sejatinya perpisahan adalah bagian dari pertemuan* (Gimana jalan cerita cinta keyra dan langit? Mau tau akhirnya. Baca dulu awalnya 😀)

More details
WpActionLinkContent Guidelines