I want to be human too

I want to be human too

  • WpView
    Membaca 97
  • WpVote
    Vote 16
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jun 29, 2026
WpInfo
Fiksi
Fiksi Ilmiah
Apokaliptik dan Distopia
Alien
Steampunk
Seorang gadis misterius ditemukan sendirian di sebuah gubuk tua tanpa mengingat siapa dirinya, dari mana asalnya, atau bagaimana ia bisa berada di sana. Dengan hanya sebuah tanda aneh di tubuhnya dan segudang pertanyaan yang tak terjawab, ia mencoba menjalani hidup layaknya remaja biasa. Namun, semuanya mulai berubah ketika berbagai kejadian ganjil bermunculan di sekitarnya. Mimpi-mimpi yang terasa terlalu nyata. Orang-orang asing yang seolah mengenalnya. Dan rahasia besar yang perlahan menunggu untuk terungkap. Di tengah usahanya mencari jati diri, ia juga harus menghadapi kehidupan sekolah yang tidak selalu mudah, pertemanan yang tak terduga, dan seseorang yang tanpa sadar mulai mengisi hari-harinya. Namun saat kebenaran tentang dirinya mulai terungkap, bukan hanya hidupnya yang berubah. Dunia juga ikut berubah. Dan tidak semua orang siap menghadapi apa yang akan datang.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#431
alien
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • De Jure, De Facto
  • My daddy (21+) SELESAI
  • Aqeela humaira az-zahra
  • Bloodbound (END)
  • HEARTS & ECHOES
  • ShanChris Facts Revealed
  • Setelah Beranjak Dewasa, Aku Menjadi Idola Sekolah [END]
  • Ravenhart Family
  • TOPING BUMI
  • Noel The Little Rabbit

Sebagai Presiden Mahasiswa UPH dan pewaris Vajra Nexus, Shankara Pradipta Wajrayendra terbiasa mengendalikan segalanya. Di sisi lain, Lavanya Neraida Widyaningrat, Ketua HIMA Hukum UPH yang kritis, tidak pernah takut mendebat otoritas Shankara demi keadilan. Dua kutub dominan yang kerap bersitegang di ruang rapat ini tiba-tiba dihadapkan pada satu realitas mutlak: aliansi bisnis dan reputasi keluarga menyatukan mereka dalam satu ikatan perjodohan yang tidak bisa digugat. Secara hukum mereka terikat perjodohan, tapi secara fakta apakah mereka saling terikat? Di antara ego yang tinggi, benturan prinsip, dan tuntutan keluarga, Shankara dan Lavanya harus memilih: menjadikan pernikahan ini sebagai kesepakatan hitam di atas kertas, atau membiarkan rasa kalah oleh logika masing-masing.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan