Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
awal sebuah pertemuan dan perpisahan

awal sebuah pertemuan dan perpisahan

  • WpView
    Membaca 16
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadLengkap Kam, Nov 24, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
awal mula kita adalah seorang yang tidak saling mengenal.awalnya aku hanya meminta pada sang maha kuasa untuk mendapatkan lelaki yang terbaik menurut takdir Allah.allah memberikan ku sebuah petunjuk bahwa akan di pertemukan dengan lelaki yang belum ku kenal.lalu saat aku bertemu denganmu.aku pun bertanya-bertanya.apakah ini laki-laki yang Allah jadikan petunjuk untuk ku .dahulu aku juga tidak yakin kalau kamu adalah orang yang di berikan petunjuk oleh Allah lewat sepertiga malam ku.awal kita berjumpa kita masih bertegur malu untuk menyapa.namun pada akhirnya kita semakin akrab.seiring waktu berjalan akhirnya dia jatuh hati padaku.dahulu aku tidak percaya jika dia jatuh hati padaku.pada akhirnya kita bertukar buku .dan sampai akhirnya kita dekat dan menjalin hubungan cinta.dahulu aku begitu bahagia ketika bertemu dan menjalin hubungan cinta dengan mu.merasakan kenikmatan kebahagiaan yang di rasakan.bertegur sapa jika memulai pekerjaan masing-masing.dia begitu sederhana dan tidak pernah menuntut apapun.dia banyak mengajar kan ku tentang sebuah kesederhanaan dalam hidup.dia banyak mengajariku semua tentang hidup .dahulu aku mulai menginginkan dan meyakinkan agar kita berjodoh dan menjadi pasangan bahagia pada masanya.dahulu aku belum begitu yakin jika aku bisa bertemu dan menjalin hubungan cinta dengannya .dia yang selalu menemani ku.membahagiakanku dengan cara apapun.kami sering bertemu ketika dia sedang latihan atau tidak latihan.begitu hangat dan nyaman ketika ia memelukku .begitu bahagianya hatiku bisa bersama dia .kemanapun kita pergi berjalan naik motor tanganmu tidak pernah lepas untuk menggeng gamku.kamu selalu berbuat jail usil padaku.kamu selalu membuatku semakin nyaman dan tak ingin melepasmu.kamu selalu membuat ku bulshing dengan kata-kata mu.kamu juga selalu men support apa yang akan ku jalani.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Love In Silence
  • Terjebak Diwaktu Yang Sama
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Cinta Dua Arah ( On Going )✨
  • Sebuah Usaha Melupakan (Completed)
  • SEDEKAT DO'A
  • pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)
  • Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz

Sejak pertama kali aku melihatmu, rasa ini langsung terkagum padamu. Aku rasa kamulah sosok yang selama ini aku cari. Kamulah laki laki yang sesuai seperti laki laki yang aku idam idamkan. Senyummu sangatlah manis, tatapanmu seakan akan bisa menyihir aku ini, suaramu pun sangat menyejukkan hati. Layak, jika kamu membuat banyak perempuan terkagum kagum denganmu. Tidak lain pula dengan diriku. Sejak pertama aku melihatmu, aku mulai mengagumi mu diam diam tanpa sepengetahuan dari dirimu. Mengagumi mu diam diam, bukanlah satu hal yang mudah. Banyak sekali halangan yang seringkali membuatku pupus harapan dan ingin menyerah. Namun, aku masih tetap yakin, jika kamu adalah satu satunya laki laki yang aku cari selama ini. Aku harus sabar. Sabar untuk menahan segala rasa inginku, tuk lebih dekat denganmu. Sabar untuk tetap menjaga perasaan ku ini. Sabar untuk selalu bersikap seolah olah aku biasa saja saat bertemu denganmu. Sabar untuk selalu menundukkan pandangan ku padamu. Aku yakin, suatu saat nanti Allah akan mengabulkan segala doaku. Aku tinggal bersabar menunggu waktu yang tepat. Jika memang aku tidak ditakdirkan dengannya, aku akan dijauhkan perlahan dengannya agar aku tak salah menaruh hati kepada seseorang, Allah juga akan menggantinya dengan yang lebih baik. Namun, jika Allah menakdirkannya untukku, percayalah seberat apapun rintangannya dan sejauh apapun dia dalam jangkauanku, aku akan tetap dipersatukan dengannya suatu saat. Untuk saat ini, aku hanya bisa menikmati senyuman manisnya dari kejauhan. Jika suatu saat nanti aku diberi satu kesempatan untuk memilikinya, aku sangat bersyukur untuk itu. Namun, jika kita dipisahkan lagi, aku akan tetap bersyukur pernah memilikimu walau hanya sementara. Tugasku hanya menyayangimu secukupnya bukan merubah takdir Allah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan