Stay✔️
  • Reads 7,872
  • Votes 764
  • Parts 41
  • Reads 7,872
  • Votes 764
  • Parts 41
Ongoing, First published Nov 23, 2022
Original: Stay (Bahasa Malaysia) by Gracy_Violet
Remake: Stay (Bahasa Indonesia) translate by Winter Aurora

"Na Jaemin, ayo kita berkencan?" 

"Sinting!" 

..dan ia hanya tertawa bahkan ketika pria itu lewat dengan wajah memerah. Tentang Minjeong, seorang gadis pindahan dari Kanada ke Seoul dan menjadi siswa tahun kedua di Neo City High School (NCHS). Sifatnya yang super ceria dan cepat gaul membuat Minjeong disukai dan memiliki banyak teman serta penggemar meskipun masih berstatus siswa baru. Namun, satu-satunya orang yang ia tertarik adalah Na Jaemin meski seluruh sekolah sudah tahu bahwa hanya satu orang yang bisa memiliki pria itu.

"Aduh, namanya juga pacaran doang. Siapa yang tahu kapan mereka bisa putus." Ucap Minjeong tanpa rasa bersalah. 

Ini adalah kisah Minjeong yang berjuang buat menarik perhatian Jaemin, pelari pecut yang hampir menyerah meski Jeon Heejin, sang dewi acara senam selalu ada. Minjeong menyatakan kalau Heejin seperti nyamuk. Gatel!

Dan bagaimana masa lalunya yang kelam mengubah seluruh hidupnya di NCHS. Bisakah ia bertahan?
All Rights Reserved
Sign up to add Stay✔️ to your library and receive updates
or
#115teens
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Dosa Ku cover
antagonis wife [PO] cover
Fiction -sungjake✔ cover
After Graduation cover
𝐒oerabaja, 1730 cover
Little Dumplings cover
Rafa [End💗] cover
Kesayangan Bunda cover
BABY CHANIE cover
The Best Of Miracle cover

Dosa Ku

76 parts Ongoing

Liu Qiaqio, Permaisuri Dinasti Jin, telah menyerahkan hati, jiwa, dan raganya untuk sang kaisar. Dia mencintainya dengan sepenuh hati hingga merasa lelah, tetapi sang kaisar yang dingin hanya memiliki mata untuk satu orang, dan orang itu bukanlah dirinya. Kehangatan di mata kaisar saat memandang orang itu tidak pernah menjadi miliknya, kelembutan suara kaisar saat berbicara dengan orang itu tidak pernah ditujukan padanya, bahkan hingga ajal menjemput. "Apa salahku sehingga kau membenciku sejauh ini? Apa aku telah melakukan kesalahan sehingga kau memandangku dengan begitu hina? Apakah mencintaimu adalah dosa yang begitu besar?" tanyaku dengan lemah. "Dosamu adalah mencintai seseorang yang seharusnya tidak kau cintai," jawabnya dingin. 'Dia benar, aku telah menghabiskan terlalu banyak cinta untuknya hingga aku tidak punya sisa cinta untuk anak-anakku, untuk mereka yang benar-benar peduli padaku. Jika aku diberi satu kesempatan untuk menebus semua itu, aku akan menghabiskan seluruh hidupku melakukannya,' pikirku sembari menutup mata dan menyambut kematian. Atau begitulah pikirku.