We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Dia Aru

Dia Aru

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 25, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Tanpa adanya alunan irama yang tergema, aku sanggup untuk melantunkan melodi lagu. Tanpa adanya sajak, aku sanggup untuk membuat sebuah naskah singkat berbait. Tetapi tanpa adanya kamu, aku sangat teramat tidak sanggup, dan tidak bisa membayangkan itu, because you are the best place for me to go home. I love you for no reason and I will never leave you without a reason. Kekasih ku Aru -esti-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Tulisan bercerita?
  • UNREQUITED LOVE
  • KETOS GALAK VS CEO CANTIK (GITSHAN)
  • My Obsession (Chika×Ara)
  • Risalah Hati (ZeeSha) [END]
  • -sekarang untuk selamanya. namun hanya untuk merayakan cinta, atau kita?
  • 𝑷𝑬𝑵𝑮𝑬𝑪𝑼𝑻 (End) ✓ [REVISI]
  • NEVER BE THE SAME
  • KENANGAN INDAH BERSAMAMU
  • PRETTIEST-CH²

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines