Stay With Me

Stay With Me

  • WpView
    Reads 109,095
  • WpVote
    Votes 19,911
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 26, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Jika hati bisa memilih Daniella tidak ingin menjatuhkan hatinya pada Siegren Shine, kakaknya sendiri. Pria yang tidak akan mungkin pernah bisa membalas perasaannya. Daniella dan Siegren tidak terikat hubungan darah, tapi Daniella merasa bahwa perasaannya sangat tidak pantas, oleh sebab itu dia tidak pernah mengungkapkannya meski menahan rasa itu sangatlah menyakitkan. Hingga suatu hari kesalahan besar terjadi di antara keduanya. Namun, Daniella tidak pernah mengungkit hal itu, sedangkan Siegren tidak ingat sama sekali karena dia mabuk. Daniella memutuskan untuk pergi ke luar negeri setelah dia tahu bahwa dia sedang mengandung, menyembunyikan rahasia besar itu dari keluarganya termasuk dari ayah janin di perutnya. Namun, Daniella tahu bahwa rahasia yang dia simpan tidak akan bisa bertahan lama. Keluarganya pasti akan menemukan bahwa dia memiliki anak. "Ella, katakan padaku siapa ayah dari anak itu?" Siegren menatap Daniella lekat. "Altan, dia adalah ayah dari anak ini." Daniella berkata dengan tenang. Senyum kecil tampak di wajah Siegren. "Dia tidak mirip dengan Altan sama sekali, apakah kau yakin dia adalah ayahnya?" Daniella merasa tidak nyaman, apakah kakaknya tahu yang sebenarnya? Apakah sekarang kakaknya akan memandangnya dengan jijik?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Someday
  • Senja dan Jingga
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Hug Me (Mom Dad)
  • Black Rose
  • Forgiveness
Someday

[SUDAH TERSEDIA DI TOKO BUKU] Samantha menjalani hidupnya bagai di negeri dongeng. Ia menikah dengan teman sekolahnya, William, dan hidup bahagia meski tidak dikaruniai anak. Dunianya serasa runtuh saat sang suami divonis mengidap kanker mematikan, yang mengharuskan William untuk segera memperoleh keturunan sebelum terlambat. William tak mampu. Dan hanya ada satu cara untuk mewujudkannya. "Apa yang kamu minta dariku, adalah mustahil." Bisik Samantha ketakutan. "Sam...hanya ini satu-satunya cara. Wasiat Ayahku sudah jelas. Perusahaan yang ia tinggalkan ini, semua kerja keras yang kubangun dari puing-puing sejak Ayah meninggal ini, hanya akan jatuh padaku, anak-anakku, atau Hansel sepupuku. Kita sama-sama tahu bagaimana bajingannya sepupuku itu." "Dengan segala hormat, Liam, dia sama bajingannya dengan Kakakmu--yang kamu minta untuk menghamili aku." "Sam..." William menunduk penuh rasa bersalah. Namun tak sedikit pun ia mengurungkan niatnya. "Aku tidak akan memintamu melakukan ini kalau saja aku punya pilihan lain. Kakakku, adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan aku. Kami sedarah dan setelah semuanya usai, anak itu akan menjadi milik kita, darah daging kita, hak waris kita yang sah. Tidak akan ada yang tahu soal ini selain kita bertiga." "Aku yakin bajingan itu tidak akan setuju dengan ide sintingmu." Liam tersenyum tipis. "Namanya Ralf. Dan dia tidak sepenuhnya bajingan. Lagipula, Sam, keputusan ini mutlak ada di tanganmu." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines