AMORVOS                                                        {Leovan&Grizella}

AMORVOS {Leovan&Grizella}

  • WpView
    Reads 8,117
  • WpVote
    Votes 2,608
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 9, 2024
"eh itu punya gue" "gue deluan yang ambil berarti ini punya gue" ucap cewek yang mengambil cemilan itu tadi. "tapi gue yang liat duluan" "ya bodo amat yang penting sapa cepat dia dapat" " wah gak bisa balik sinih itu cemilan kesukaan gue" Ovan berusaha mengambil cemilan itu dari cewek tadi. " iihhh apaan sih lo ini punya gue,ngalah dong sama cewek" "ogah gue ngalah sama wewegombel kek lo" "what, lo ngatain gue apa tadi buto ijo" tidak terima dengan perkataan leo tadi cewek itu menjambak rambut leo membuat Ovan berteriak kesakitan. " aw aw aw sakit woi cewek gila lepasin rambut gueeee" teriak Ovan, tak mau kalah Ovan mengapik leher cewek itu ke ketiak nya. " anjir woi gila huwee ketek lo bauk bangke anjing lepasin gue" teriam cewek itu menutup hidung nya. " hahaha mampus lo cium tuh bau hutan tropis"
All Rights Reserved
#358
romens
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KEPINCUT BRONDONG
  • LOVE STORY QIANARRA
  • Don't Love for DEVIL'S (HIATUS)
  • Silent, Please! (Re-up)
  • I LOVE SEBLAK
  • ARSEN (ON GOING!)
  •  ALZERA (On Going)
  • Thats my Love
  • crazy and crazy

18+ Peringatan! Cerita ini bisa membuat kamu cengar-cengir gajelas. Yang butuh bacaan ringan buat hiburan penghilang stres, kamu berada di tempat yang tepat. *Kepincut Brondong sinopsis: "Gue mau jadi pacar lo. Buat tiga bulan doang. Gimana?" Aku mencoba bernegosiasi. "Ha? Tiga bulan? Apaan tuh tiga bulan? Bentar amat? Kredit hape aja lima bulan, Kak." Ijun terheran. "Mau enggak? Kalo lo enggak mau ya udah. Mending lo ga usah jadi pacar gue. Jadi anak pungut gue aja!" kataku sembarangan. "Kesannya kita pacaran kayak main-main kalo kek gitu, Kak." "Ya emang main-main. Lo ngarep apa? Pacaran srius sama cewek yang empat taun lebih tua dari lo? Lo masih waras, kan?" "Tapi gue beneran suka sama lo, Kak." "Ga papa! Itu wajar. Selama lo suka sama cewek, itu artinya lo normal," tanggapku. "Tiga bulan yah?" Ijun nampak menimbang. Aku mengiyakan sambil tersenyum geli. Dalam hati aku menertawakan kegilaanku ini. "Setelah tiga bulan?" Ijun mulai tertarik. "Kita putus. Gue mau cari pacar baru, dan lo juga boleh cari pacar baru." "Kalo lo malah jatuh cinta sama gue?" tanya anak itu percaya diri. Buju buneeengg ... pede banget lo Ijuuunn ... aku tertawa saja. "Kalo gue jatuh cinta sama lo, lo harus bawa gue ke rumah sakit jiwa. Karna pasti gue udah enggak waras." ____ Pacaran sama bocah SMA? Oohh ... aku pasti sudah gila! Tapi anak itu tampan dan menggemaskan. Dan lebih dari itu, dia datang saat hatiku hancur lebur karna dihianati. Benar, Ijun datang mengisi kehampaanku. Tapi benarkah aku jatuh cinta pada Brondong yang usianya lebih muda empat tahun dariku? Yang benar saja!

More details
WpActionLinkContent Guidelines