YTTA
  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 11, 2024
"Ganteng ya?" Celetuk Nela yang di anggukan oleh Elya. Sungguh, walau hanya punggungnya saja yang terlihat, pak Zaydan tetap terlihat tampan. "Tapi sayang," sambung Nela. Elya mengerutkan alisnya, "sayang apa?" Tanyanya. "Duda." Jawaban singkat Nela berhasil membuat Elya membelalakkan matanya, terkejut. "WHAT?"
All Rights Reserved
#15
ytta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIKEJAR DUDA KEREN
  • Antara seamin dan seiman
  • ArKa (End)
  • AKALA ; My heart beats for Miss
  • ELZEAN [On Going]
  • i hate you bossy!
  • Together, Against all Odds (T.A.A.O) (LENGKAP)
  • A New Beginning
  • Rewrite The Star || NCT WISH {END}

"KITA PUTUS!" Malam itu, Jena termangu. Dia tidak menjawab lagi saat Aran, kekasihnya, memutuskan untuk meninggalkannya sendiri di taman. Hubungan empat tahunnya harus berakhir begitu saja tanpa alasan. Kakinya berjalan menyusuri jalanan. Langkahnya menjejaki trotoar. Mata indahnya yang kosong itu hanya memandangi kendaraan yang datang silih berganti, melewatinya begitu saja. Sorot lampu dari mobil hitam yang kini mendekati, membuat Jena menghentikan langkah. Dia menoleh. Berharap bahwa penghuni mobil itu adalah Aran. Namun, "Jena?" Seseorang yang baru saja menyembulkan kepala dari jendela pengemudi itu bukan Aran. Melainkan si Duren yang tengah dipuja-puja karyawan Citrabangsa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines