Sorry, Gam. (A Short Story about friendship)

Sorry, Gam. (A Short Story about friendship)

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 25, 2022
WpInfo
Non-Fiction
Agam Ahmad, si terkenal dengan segudang prestasi yang dimilikinya. Sepak terjangnya di sekolah sudah tidak diragukan lagi. Dirinya menjabat sebagai ketua osis dan beberapa kali memenangkan perlombaan. Perlombaan terakhir kali yang ia menangkan adalah juara 1 lomba olimpiade IPA tingkat nasional. Tak heran, dirinya banyak diidolakan perempuan-perempuan di sekolahnya. Namun, Agam sangat dingin dengan perempuan. Baginya, fokusnya sekarang adalah pada sekolahnya. Ricky Wirawan, si pembangkang. Dirinya sangat bertolak belakang dengan Agam. Prestasinya disekolah ada bolos pelajaran, tidur di kelas dan tidak pernah mengerjakan PR. Ia juga suka mencari masalah dengan berkelahi dan tawuran. Meskipun demikian, dirinya sangat bangga menjadi seorang Ricky Wirawan yang konon ditakuti oleh seluruh murid di sekolahnya itu. Meskipun track record nya buruk, akan tetapi banyak perempuan yang menganguminya karena kerupawanannya. Keduanya adalah teman yang sangat baik, hingga suatu ketika suatu masalah menguji persahabatan mereka berdua. Akankah persahabatan mereka masih terjaga? ✿✿✿✿✿✿✿✿ the author presents to you a short story about two friends who have opposite personalities but can still be good friends. However, a problem tests their friendship. Will they be able to maintain their friendship? enjoy reading
All Rights Reserved
#52
ricky
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Stars in a Jar
  • ✔ Lovemorphosa [completed/revised]
  • When the Rain Stops Following Me
  • Certainty [REVISI & TERBIT]
  • A.N.J.A.Y
  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!
  • It's Me
  • ALL ABOUT PS5 || TXT ||

Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines