Bangun

Bangun

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 26, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Terjebak dalam lubang hitam yang dia ciptakan sendiri. Terus tergulung ke dalam kegelapan yang tak berujung. Mulai tak sanggup dengan semua tekanan di dalamnya, namun tidak dapat keluar. Seuntai tali yang dilemparkan berhasil menarik keluar menuju titik kecil cahaya kehidupan. Terus di tarik hingga ke depan cahaya itu, kemudian dilepaskan. Melakukan semua sebaik mungkin demi mendapatkan pengakuan. Ancia yang mulai lelah dengan semua usahanya, ingin tidur sejenak.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐻𝑖𝑑𝑒𝑝 π‘Œπ‘Žπ‘›π‘” π΅π‘’π‘Ÿπ‘Žπ‘‘ π‘€π‘’π‘šπ‘π‘Žπ‘€π‘Žπ‘˜π‘’ π‘ƒπ‘Žπ‘‘π‘Žπ‘šπ‘’
  • Epiphany [Completed]
  • Rainbow In The Rain
  • Gelap Mata [SEVENTEEN]
  • I Think You Call This Love [END] S1 Story of Rei-Raka
  • Kenapa?...||Transmigrasi Chelsea (End)
  • MUTIARATU
  •  a girl's secret
  • Game Over: Losing Control

Elin Zafira Anjani, gadis 15 tahun bertubuh mungil dengan rambut panjang yang digerai sederhana. Kulitnya sawo matang bersih, dan mata cokelat gelapnya sering menatap jauh ke arah yang hanya dia mengerti-seperti tengah berbicara dengan dunia yang tak bisa menjawab. Di balik sikap diam dan tubuh yang tampak rapuh, Elin menyimpan impian besar: menjadi pelukis. Ia selalu membawa buku sketsa kecil di dalam tasnya, penuh coretan wajah-wajah, bunga, dan pemandangan yang hanya ia lihat dalam benaknya. Tapi impiannya tak berhenti di situ-ia juga mencintai puisi. Saat dunia terasa terlalu berat, Elin menuangkan rasa sakitnya lewat bait-bait sunyi yang hanya dibaca dirinya sendiri. Melalui lukisan dan puisi, Elin membangun dunianya sendiri-tempat di mana ia bebas, diterima, dan tidak dihina. Karena di dunia nyata, ia adalah gadis yang dibully, disebut "anak pelacur", dan bahkan keluarganya pun enggan membelanya. Tapi di dunia yang ia ciptakan, Elin adalah cahaya-meski kecil, ia tak pernah padam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines