A Whole New World

A Whole New World

  • WpView
    Membaca 304
  • WpVote
    Vote 89
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Des 5, 2022
"Bunuh saja dia!" "Hukum mati!" "Manusia tidak berguna, cih!" "Tembak saja!" "Ayo cepat habisi dia, saya muak menghirup udara yang sama dengan wanita itu!" "Wanita ular" "Dasar penghuni neraka terdalam! Enyah kau!!" Seorang wanita melihat sekelilingnya, mengamati keadaan. Ia terus menggepengkan kepala nya, memohon ampun. Tetapi tidak ada yang memperdulikan, semua orang menginginkan kematiannya. "To-tolong, jangan bunuh aku... a‐a‐aku masih mau hidup!" Air mata terus menuruni pipi wanita itu, tangannya mengatup dan kepala terus digelengkan tanda memohon belas kasih. Tapi semua tidak ada arti saat suara tembakan terdengar dan sorak sorai penuh suka cita terdengar menggelegar. Hal terakhir yang dilihat wanita itu sebelum jiwanya meninggalkan raga adalah senyum kepuasan dari orang terdekatnya. *** warning! content(s) 17+ akan mengandung unsur kekerasan, kata-kata kasar, skinship, tatto, drugs, rokok, kissing, cacian, makian, and etc. (Jangan baca pas lagi sama orang, nanti keliatan kek orang gila yang salting sendiri, senyum sendiri, marah-marah ga jelas haha!)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#93
dashataran
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • No preasure.
  • Baper Story [END]
  • Where am I?
  • Chance Of Love | 2 ✔
  • Payback's Sweet
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • Arion (End)

"You broke me into pieces. Now you hate the ones who showed up." Elle tidak pernah memaksa siapa pun untuk bertahan. Tapi dunia seolah menghukum dia setiap kali dia menjadi versi dirinya yang tidak ideal. Teman-temannya bilang dia berubah. Katanya Elle sekarang toxic, suka drama, terlalu emosional. Padahal mereka tidak tahu, yang bicara bukan hanya Elle. Ada enam suara lain dalam dirinya yang ingin didengar-karena setiap luka melahirkan satu wajah baru yang harus hidup untuk menggantikannya. Dan Elle mulai bertanya-tanya... "Kalau semua versi diriku ditolak, apakah aku pernah benar-benar diterima?" Enam alter ego: 1. Lyric - si otak waspada. Alter ego yang selalu waspada, jago baca situasi, dan mengatur strategi. Dia adalah suara hati rasional yang mencoba melindungi Elle dari bahaya dan membuat keputusan terbaik. 2. Nae - si pemberontak. Tampil saat Elle capek jadi orang baik. Pedas, jujur, dingin, dan kadang menyakitkan. Tapi Nae melindungi Elle dari dimanfaatkan, dan manipulatif gila. 3. Kila - si pemarah diam-diam. Tidak bicara banyak, tapi saat dia muncul, aura jadi mencekam. Kila adalah kemarahan yang selama ini ditahan Elle. 4. Lala - si manis palsu. Muncul saat Elle harus pura-pura kuat dan menyenangkan semua orang. Suka senyum, tapi hatinya kosong. 5. Mo - si penyendiri. Anti-sosial, kalem, tidak peduli. Muncul ketika Elle terlalu lelah berharap. Dia hanya ingin semua orang pergi. 6. Aya - si penyayang yang trauma. Terlalu cepat sayang, terlalu takut ditinggalkan. Saat Aya muncul, Elle terlihat sangat bergantung dan "clingy", padahal cuma takut sendiri.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan