Affair With Mantan (HIATUS)

Affair With Mantan (HIATUS)

  • WpView
    Reads 59,508
  • WpVote
    Votes 270
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 27, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Warning! 21+. Cerita ini buat yang sudah dewasa. Jangan diplagiat Follow akun penulis terlebih dahulu agar tidak ketinggalan info cerita, baca selagi on going karna kalau udah tamat bakal ada beberapa part yang dihapus! Jangan lupa tinggalkan jejak dan harap bijak dalam memilih genre bacaan, jangan menjadi silent readers. Cerita ini belum bisa dilanjut karena othornya lagi sibuk di fizzo. Baca juga yuk, karya di fizzo yang berjudul "Cinta Gila Dosenku" Udah sampek 50 bab lebih. Brak! "Lepaskan aku, Ares! Ingat, aku sudah menjadi mama tirimu." "Persetan dengan mama tiri. Kau, memutuskan hubungan kita, demi orang yang sangat aku kenal! Apa tujuanmu menikahi papaku!" "Ares. Aku ... aku -" Belum sempat Kaira melanjutkan ucapannya, Ares sudah lebih dulu membungkam bibir Kaira dengan bibirnya. "Sampai kapan pun, aku akan terus membuatmu terkungkung di bawah tubuhku, Kaira."
All Rights Reserved
#595
mantan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suami Sempurna 21 +
  • Yes, Sir
  • Anak Kecil Ngomongin Cinta?
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • LEARA
  • My Wedding Dream✔
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • My possesive boyfriend

Dengan gerakan tiba-tiba Derek menarik kepalaku. Aku nyaris terjatuh kalau saja kedua tanganku tidak menggapai bahunya. Kami saling bertatapan. Bibir kami nyaris bersentuhan. Lalu, dia membenarkan posisi dudukku kembali. Aku ternganga saat melihat Claire dan Justin di depan kami. Derek mengusap bibirnya dengan punggung tangan seakan kami baru saja berciuman dan aku meninggalkan bekas lipstikku di bibirnya. Claire menatap Derek dan Justin menatapku. "Maaf, aku pikir kalian tidak datang. Aku dan Sarah sedang menikmati suasana malam ini." Derek tersenyum tipis. "Aku tidak percaya Derek yang aku kenal berani mencium seorang wanita di tempat umum." Justin duduk di depan Derek. "Ya, meskipun dia istrimu." "Di sini tidak ada orang." "Derek berani menciumku dimana pun." Semua mata tertuju padaku. "Emm, dia suami yang luar biasa. Dan bayi kami akan tumbuh menjadi anak yang penuh dengan kasih sayang dan cinta." Aku membelai perutku. Percayalah, isinya hanya kentang goreng.

More details
WpActionLinkContent Guidelines