Story cover for SKATYA by Moucutee3
SKATYA
  • WpView
    LECTURAS 17
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 17
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado nov 27, 2022
Kalo ada people come and go, harusnya ada people come back.

****

are you still expecting your ex?

Atau justru, Expecting the uncertain?

Come on girl, hidup kalian itu dikejar bukan mengejar. Jangan kaya KATYA yang terus mengharapkan SKALA.

Hidup itu netral aja!

Dicintai < Mencintai
Ditinggalin < Ninggalin
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir SKATYA a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#18hiatus
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Erlangga cover
Badai, Kapan Berlalu? cover
Jauh. Esok Nanti atau Selamanya cover
Antara Aksara dan Kata cover
Who Are You ? cover
Rindu Dalam Diam cover
DALAM DIAM ADA RASA cover
Antara Jarak Dan Waktu cover
DikaRanggi cover

Erlangga

7 partes Concluida

Erlang selalu berpikir bahwa cinta adalah sesuatu yang bisa ia genggam erat. Bahwa ketika dua orang saling mencintai, mereka akan tetap bertahan, apa pun yang terjadi. Tapi nyatanya, itu hanya keyakinan naif yang perlahan hancur di hadapannya. Pacarnya pergi karena dia sudah menemukan yang baru. Semua janji, semua rencana masa depan, semuanya runtuh dalam sekejap. Erlang hanya bisa menatap kepergiannya, bertanya dalam hati, "Apa aku kurang baik?" Belum juga ia berdamai dengan kehilangan itu, takdir menamparnya lebih keras. Sahabatnya, satu-satunya orang yang mengerti dia tanpa banyak bicara, pergi-bukan karena memilih, tapi karena kehidupan memutuskan demikian. Kali ini, kepergian itu benar-benar untuk selamanya. Tidak ada kesempatan untuk meminta maaf, tidak ada lagi tawa yang bisa dibagi. Ditinggalkan oleh orang yang ia cintai, kehilangan orang yang selalu ada untuknya-Erlang berpikir, mungkinkah ia memang ditakdirkan untuk sendiri? Namun, di tengah kehancurannya, ada satu orang yang tetap di sisinya. Seseorang yang tak banyak bicara, tapi selalu tahu kapan harus mendengar. Sahabat yang tidak pernah menjanjikan apa pun, tapi selalu ada tanpa diminta. Dan dari sana, tanpa Erlang sadari, luka yang ia pikir tak akan sembuh perlahan mulai menemukan cahaya. Cinta yang ia kira sudah mati, ternyata masih punya kesempatan untuk hidup kembali. Apakah Erlang siap membuka hatinya lagi? Atau masa lalu akan terus menghantuinya?