Dunia mengalami masa kedamaian selama kurang lebih 500 tahun, tepatnya setelah perang besar ribuan tahun yang melibatkan lima kultus, yang berperang karena perbedaan pandangan dunia, kehormatan, dan kejayaan. Masing-masing dari kultus tersebut mempunyai negara yang sesuai dengan pandangan mereka.
Perang ribuan tahun atau yang lebih dikenal Pentagonal Conflict, berakhir setelah pakta perdamaian abadi ditandatangani oleh kelima pemimpin kultus. Lima kultus tersebut pecah menjadi tiga kultus sekitar 50 tahun kemudian. Ketiga kultus tersebut adalah Akadya, Rewurst, dan Tintiam.
Mereka hidup berdampingan dengan damai, mengurus dan melindungi negara mereka masing-masing secara bijak dan adil, berdagang satu sama lain, sampai menyelesaikan masalah dengan cara diplomasi. Begitulah yang dilakukan ketiga kultus itu selama sekitar 500 tahun. Sampai suatu masalah besar terjadi....
Dinasti Barat akhirnya menjalin hubungan dengan tanah jauh, demi upayanya menaklukkan dinasti timur. Sebuah kapal perang raksasa lantas dikirim ke Dinasti Barat oleh tanah jauh. Tidak lain kapal itu akan digunakan sebagai salah satu kekuatan militer untuk menyerang Dinasti Timur. Sebuah tragedi tak diinginkan akhirnya terjadi. Perompak yang entah dari mana asalnya muncul dan berusaha untuk menjarah kapal Perang tersebut. Namun sialnya, kekuatan perompak itu kalah jauh dengan kapal Perang Raksasa. Alhasil, pihak perompak lah yang dibantai habis-habisan. Sang kapten yang bernama Kwok untungnya berhasil selamat. Dia pun terbawa oleh air laut dan terdampar di tepi pantai selatan Dinasti Barat. Petualangannya pun akhirnya dimulai tak lama setelah ia ditolong oleh salah satu warga setempat. Dia lantas bertemu dengan pangeran tampan dan juga ahli agama yang tidak benar-benar ahli agama.