We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Why him?

Why him?

  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 12, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku terus menyesali mengapa dulu aku tidak mendengarkan nasihat temanku. tidak seharusnya aku merespon pesanmu dulu. dan sekarang aku hidup dengan dihantui ekspektasiku untuk kita dulu. Aku benci mengingat bahwa aku pernah sangat mencintaimu, Aku benci untuk tinggal dan melewati tempat yang pernah kita kunjungi, Aku benci diriku yang amat sangat mencintaimu dan aku benci dengan harapan bahwa suatu saat kau dan aku akan kembali seperti dulu." Aurel berjalan memasuki pesawat dengan Air Mata yang tertahan dipelupuk matanya, matanya nanar, pandangannya jauh kedepan seolah memikirkan hal yang amat sangat menyakitkan. "sampai jumpa, Ibu, Ayah, Fira. Doakan abang kembali dengan sukses" Ucap Fiqran mencium punggung tangan Ibu dan Ayahnya lalu mencium kening adiknya, kemudian ia memasuki pintu pesawat, kembali ia melambaikan tangannya kepada keluarganya yang akan ia tinggalkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Promise Me ( END )
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • Aladin [SELESAI]
  • Kawin Kontrak? [COMPLETED]
  • TENTANG SEPASANG
  • ALSTARAN [END]
  • Dek Istri 21+
  • Blame The Silence (END)
  • Secangkir Teh
  • GEMA (On GOING)

[FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA] Judul sebelumnya My Frist Love, sekarang menjadi Promise Me ___________ "Bapak. Satu kata sejuta makna." -Sekar Ayuningtyas. --------- "Setelah istri saya meninggal, saya yang merawat anak saya sampai sebesar ini. Dan sekarang tugas saya akan digantikan kamu sebagai suami, Ayu." Aji menatap lelaki yang duduk di hadapannya. "Pesan saya, apapun yang terjadi jangan sampai kamu melukai Ayu, entah itu secara fisik atau bukan. Dan kalo seandainya kamu sudah tidak ingin bersama Ayu lagi, kamu datang ke rumah saya dan kembalikan Ayu secara baik-baik pada saya. Maka saya akan menjaga Ayu kembali layaknya seorang Ayah." __________ Lelaki itu tersenyum tipis. Ia mendekatkan bibirnya di telinga istrinya hingga membuat pipi keduanya bersentuhan. "Kamu tahu, sesuatu yang kamu yakini itu baik udah pasti yang terbaik buat Mas. Sekalipun itu terdengar menyakitkan, Mas akan nikmati rasa sakitnya," ujar Zayyan lembut diakhiri dengan sebuah ciuman di pipi Sekar. ___________ WARNING⚠️ •> Dilarang keras plagiat! Jika di antara kalian melihat cerita yang sama dalam segi alur, jalan cerita dan hampir keseluruhan, atau dalam bentuk apapun. Kalian bisa langsung DM. •> Ambil sisi positifnya, buang sisi negatifnya! Jika cerita ini tidak membuat kalian lebih baik, atau bingung dengan nilai moral di dalamnya. Maka nggak usah lanjutin baca! •> Saya selaku Author cerita ini masih banyak banget kekurangan. Cerita ini dibuat bukan semata-mata ingin menegur kalian atau apapun, tapi cerita ini juga untuk menegur diri saya sendiri untuk lebih baik. Jadi sama-sama belajar ya. •> Cerita ini murni hasil pemikiran saya sendiri! Jika ada kesamaan nama tokoh atau latar tempat itu hanya kebetulan semata saja. Mohon bijak dalam berkomentar! Cover : by Pinterest. Jangan lupa follow : Ig : @ayyriis_ & @uknown8_ Tiktok : @ayyriis_ Happy reading ❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines