Why him?

Why him?

  • WpView
    LECTURAS 90
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, may 12, 2024
"Aku terus menyesali mengapa dulu aku tidak mendengarkan nasihat temanku. tidak seharusnya aku merespon pesanmu dulu. dan sekarang aku hidup dengan dihantui ekspektasiku untuk kita dulu. Aku benci mengingat bahwa aku pernah sangat mencintaimu, Aku benci untuk tinggal dan melewati tempat yang pernah kita kunjungi, Aku benci diriku yang amat sangat mencintaimu dan aku benci dengan harapan bahwa suatu saat kau dan aku akan kembali seperti dulu." Aurel berjalan memasuki pesawat dengan Air Mata yang tertahan dipelupuk matanya, matanya nanar, pandangannya jauh kedepan seolah memikirkan hal yang amat sangat menyakitkan. "sampai jumpa, Ibu, Ayah, Fira. Doakan abang kembali dengan sukses" Ucap Fiqran mencium punggung tangan Ibu dan Ayahnya lalu mencium kening adiknya, kemudian ia memasuki pintu pesawat, kembali ia melambaikan tangannya kepada keluarganya yang akan ia tinggalkan.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • Aladin [SELESAI]
  • ALSTARAN [END]
  • Hello!! my Husband [END]
  • Promise Me ( END )
  • Sejenak Luka
  • GEMA (On GOING)
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • The Story Of You And I
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓

🚫 DON'T COPY MY STORY PLEASE❗🚫 "Wahai habibi ku, mencintai mu adalah suatu hal terberat dalam hidup ku. Banyak yang harus aku korbankan untuk membuat kamu menerima ku dalam kehidupan mu. Maaf jika aku telah lancang masuk ke dalam kehidupan mu dan merusak masa depan mu. Rasa sakit dan air mata yang kamu berikan memang sangat menyakitkan, tapi aku selalu memaafkan mu dan tidak pernah membenci mu, aku yakin suatu saat kamu akan mencintai ku, karena Allah maha membolak balikkan perasaan kan?." Ana uhibbuka fillah ( aku mencintaimu karena Allah )." -Aisyah Renatha Azkia "Aku tidak habis fikir dengan dirimu, kenapa kamu selalu sabar dan dengan mudah memaafkan orang yang selalu menyakiti mu. Aku tidak tau Allah membuat hati mu dari apa, yang pasti aku tau aku bukan sosok pria yang baik untuk dirimu, maafkan aku karena telah membuat mu merasakan sakit dan meneteskan air mata. Aku berjanji akan membuat mu bahagia bersama ku dengan sisa detak nafas di tubuh ku." -Firdaus Husein Angkasa 💝💝💝 Berawal dari perjodohan Icha dan firdaus yang bisa di bilang di usia mereka yang masih muda. Rasa sakit, kecewa, dan air mata selalu menemani hari - hari Icha. Akan kah Icha melanjutkan kehidupan nya bersama Firdaus? atau harus melepaskan firdaus?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido