Idol in The Whole Universe

Idol in The Whole Universe

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 1, 2023
WpInfo
Non-Fiction
Banyak hal yang bisa dipelajari dari Idol satu ini. Rosulullah. Beliau wafat dalam keadaan telah menjadi contoh untuk semua aspek kehidupan, memberi solusi untuk segala persoalan. "Tidak ada yang lebih berat cobaannya melebihi cobaan yang diterima para nabi" Jangan bersedih. Ada seseorang yang begitu mempedulikanmu bahkan bersedih untuk kesedihanmu. "Sungguh, telah datang kepadamu seorang rosul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman." (Q.S. At-Taubah: 128) Kutipan ayat yang paling aku sukai. Yang mengganti air mata kesedihanku dengan air mata haru. Mengganti ketakutanku dengan ketenangan. Meyakinkan diriku bahwa tidak semuanya berpaling. Selalu ada satu orang yang memihakmu, tidak akan pernah berpaling dari masalahmu. Dia yang paling banyak mendapat masalah agar kau mengetahui solusinya kini. Dia pun bersedih atas kesedihan yang kau rasakan. Dia menenangkanmu lewat proses, penerimaan, pencarian solusi hingga penyelesaian masalah. Bismillahirrohmaanirrohiim Jika engkau mendapatkan kebenaran, maka itu datangnya dari Allah SWT. Tapi jika engkau mendapati kekeliruan dalam tulisan ini, ketahuilah, tulisan ini dibuat olehku yang sangat awam, yang hanya ingin membagi kebahagiaan dan ketenangan yang kudapati setiap kali mendengar kisah hidup beliau, Idol tanpa celah, yang telah memahami kita tanpa meminta untuk dipahami. Karena ketika kamu memahaminya, maka kamu akan memahami dirimu sendiri, memahami hidupmu.
All Rights Reserved
#264
bias
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • You are in my past and my future [END]
  • Jodoh Untuk Adel (END)✅
  • Kamu dan Negara S1 [SELESAI]
  • Izinkan Aku Untuk Berubah
  • i love komandan S1-♡
  • Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • MAS !
  • cinta untuk sang nona

[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_

More details
WpActionLinkContent Guidelines