Story cover for Malam by Kavienna
Malam
  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Nov 28, 2022
Untukmu semua di rangkup dalam bentuk tulisan bagi sang merpati yang patah sayap kini menatap ke arah langit biru berharap datangnya keajaiban yang telah dijanjikan sejak kelahirannya. Dengarlah nyanyian duka dari merpati putih yang patah sayapnya. Selamat datang tuan dan nona yang baru datang. Ini adalah narasi kehidupan sang merpati putih.
All Rights Reserved
Sign up to add Malam to your library and receive updates
or
#207jakarta
Content Guidelines
You may also like
JANTRA JALA JIWA by KriswanDriyanto
18 parts Complete Mature
Aneka imajiner dan hembusan realita hidup bisa tertuang dalam tayang tulisan puisi maupun cerita silat dewasa ala KriswanDriyanto. Atau sekedar muncratan curhat. Singkat. Yang tertabur benih gagasan imajinernya layak tanam di demensi Kebun Dongeng Catramanjiwa. Judul Tulisan pun terkadang sekedar tanda untuk mudah atau sekedar sensasi unik saat mau dicari, dibaca, dikenang, disimpan. Atau sebagai inspirasi dinamika hidup pribadi. Sebagai Gaung Relung-Relung Renung. Sebagai Pijar Binar Menjiwa Fajar. Sebagai Bugar Akal Budi. Bigar Hati Nurani. Binar Naluri Batin. Segar Diri Menghening-bening. Karena itu, layaklah kuhamburkan Halusinasi Rendaman Embun Samadi Hening Jiwa pada Lahirnya Tokoh-Tokoh Kesunyian, yang behulak pikir dan rasa, bergelinjang naluri batin dan kehendak hening, yang berperang dengan diri sendiri di Medan Perang Kesendirian ketika Jagad Kedigdayaan Geger oleh Ambisi dan Egois yang mewujud. Pada Cerita Silat Dewasa Jantra Jala Jiwa, terjadi dinamika Tokoh-Tokoh Kisah Datang-Pergi di Jagad Imaginer. Mereka Merdeka Menjala Jiwanya Sendiri. Atau Menjala Jiwa Tokoh Lain. Baik dengan Kedigdayaan Gaib Arusan Putih ataupun Arusan Hitam. Inti cerita: dengan kegaiban dan keajaiban ilmu maha digdaya serta cinta sehati-sejiwa, Jantra Jala Jiwa dan Netra Nyala Nyawa memiliki kesamaan visi dan misi "Mencari Guru Yang Hilang sekaligus Mencari Tahu Mengapa Jantra dan Netra Tlah Dipersiapkan Sejak Dalam Kandungan untuk Maha Digdaya, Mencari Sumber Asli Ilmu-Ilmu Mahasakti, Melacak Jejak Asal Muasal Diri Sendiri, Membongkar Dalang dan Mencari Tahu Alasan Mengapa Ada Gerakan Kesepakatan Pembunuhan Terhadap Jantra dan Netra, .... Semua diharapkan sebagai cermin jiwa. Baik bagi Pembaca maupun Penulisnya Sendiri. Salam Refleksi Giras Cerdas. KriswanDriyanto. Kebun Dongeng Catramanjiwa. Jetis Kadisobo II, Sleman 55513. Daerah Istimewa Yogyakarta.
Renjana [COMPLETED] by skyaksa
36 parts Complete
Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021
You may also like
Slide 1 of 10
Kosan Malapetaka  cover
Guardian [✓] cover
JANTRA JALA JIWA cover
Ku Jadikan Kau Senja 'Niguel' cover
Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT] cover
Renjana [COMPLETED] cover
KADANG : Retakan Yang Tersambung (LENGKAP) cover
Dream Mine (Selesai) cover
Putih Biru cover
Kalender Antariksa [✓] cover

Kosan Malapetaka

20 parts Ongoing

Malapetaka! Niat ngekos agar tidak capek-capek pulang pergi dari rumah malah berakhir seperti ini. Gimana nggak syok? Mendapati nama-nama mereka tertulis di sebuah kertas yang di temui Herzan di belakang kosan. Kalau cuma tulisan biasa sih nggak akan jadi masalah. Tapi ini bukan sekedar tulisan! "KITA HARUS CEPET-CEPET KELUAR DARI SINI! BAHAYA!" Marvel dkk tidak tahu harus apa selain membereskan barang-barang mereka dan pergi secepat kilat keluar dari kosan. Karena sumpah demi apapun ini taruhannya nyawa bukan panci gosong! "Tapi ini jam satu malem anjir! Yakin kita mau keluar sekarang? Kenapa nggak besok subuh aja?" "PEDULI SETAN! INI DEMI KESEJAHTERAAN KITA BERSAMA! LO NGGAK MAU BERAKHIR JADI KUNTILANAK KAN DISINI? MAKAKNYA AYO KELUAR SEKARANG!" Dari rumah berlantai dua yang penuh cerita cinta, cita, suka maupun duka lalu berakhir bencana.