Our Little Star

Our Little Star

  • WpView
    Reads 7,910
  • WpVote
    Votes 400
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 21, 2025
------ Keluarga kecil yang dulunya bahagia berubah dalam sekejap ketika sang bunda meninggal dunia saat melahirkan bayi perempuan mereka, Cecilia. Kepergian sang bunda meninggalkan luka mendalam bagi ayahnya, Sadewa, serta anak kakak laki-lakinya, Arkan, Hilman, Juno, dan Juna. Namun, luka itu berubah menjadi kebencian yang tak terduga, mereka menyalahkan Cecilia, bayi yang bahkan belum mengerti apa-apa, atas kepergian orang yang mereka cintai. Cecilia tumbuh dalam rumah yang dingin, tanpa kasih sayang dari ayah dan kakaknya. Meski kehidupan Cecilia penuh penolakan, dia tetap mencoba menjadi bagian dari keluarga ini. Dia mencari cara untuk mendapatkan perhatian dan cinta dari keluarganya, meski yang dia dapatkan hanya dinginnya tatapan dan kata-kata tajam. "Ini semua karena lo, bunda jadi pergi. Seharusnya lo nggak pernah dilahirkan. Kita bahkan ayah benci sama lo." Ketika Cecilia beranjak remaja, keluarganya mulai menyadari bahwa kebencian mereka selama ini hanyalah cerminan dari ketidakmampuan mereka mengatasi rasa kehilangan. Akankah keluarga ini mampu berdamai dengan masa lalu mereka dan menerima Cecilia sebagai bagian dari mereka? Our Little Star, sebuah bintang yang bersinar di antara ribuan bintang lainnya. "Sampai kapanpun, Cecilia akan selalu menjadi bintang untuk kita semua." Andai saja perkataan itu dapat Cecilia dengar. Written date ; 28 November 2022 by Cindyyuuu ------
All Rights Reserved
#46
brothersconflict
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Luka Naren.
  • Don't hate me || Jeno Jaemin [END]
  • Go Home || NCT dream [SUDAH TERBIT]
  • Kemana Arah Pulang?
  • BEST BROTHER [ NCT DREAM ] {END}
  • Twins; Jevan-Nevan [TERBIT]
  • KenZian [END]
  • Aku Dia dan Kamu
  • Jovanka dan Abang Kembar

Bagi Naren, rumah bukan tempat pulang. Hanya bangunan penuh suara yang tak pernah mendengar. Sendirian di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah memberinya ruang, Naren hanya ingin satu hal: diterima, meski sekali saja. "Adik gue cuma satu. Cuma Hema." Kalimat itu menamparnya lebih keras dari apa pun. Apakah keberadaannya hanya luka? Apakah ia masih dianggap? Atau justru menjadi alasan penderitaan yang tak berujung? Di tengah ujian hidup yang terus berdatangan, Naren berjuang sendiri menghadapi rasa bersalah, kehilangan, dan harapan yang nyaris pudar. Ini adalah kisah tentang luka yang tak terlihat, tentang rasa sepi di tengah keramaian... dan tentang seorang laki-laki yang diam-diam ingin pulang namun bukan ke rumah, tapi ke hati yang bisa memeluknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines