Gott des Todes

Gott des Todes

  • WpView
    Reads 25,424
  • WpVote
    Votes 1,543
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 26, 2025
Singkat saja, ini kisah Sekara Lavanesa, gadis cerewet yang membenci kucing dan Alvano Anjaskara, ketua geng motor Bruiser yang mempunyai banyak luka dalam hidupnya. Sekara hamil anak Devan, adik dari Alvano, namun Alvano yang harus bertanggung jawab dan menikahi Sekara. *** "Lo itu gak tau terimakasih, dibaikin dikit ngelunjak. Mau lo apa? Kalau boleh jujur, gue juga ogah nikah sama cewek kotor seperti lo. Lo itu bodoh, murahan, gak punya otak, hanya karna cinta mau-maunya lo diajak begituan sama Devan." "Gak usah cengeng! Lemah banget jadi cewek. Perlu lo tau, gue benci sama lo Sekara. Gara-gara nikah sama cewek murahan seperti lo, masa muda gue berantakan. Cita-cita dan masa depan gue suram karna nikahin cewek murahan seperti lo. Seharusnya yang tanggung jawab atas anak yang lo kandung itu Devan, bukan gue." *** Lalu bagaimana kisah mereka? Mampukah Sekara menjalankan pernikahannya dengan pria toxic dan badboy seperti Alvano?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Snow Night Story [REVISI]
  • Aku Gelap Yang Kau Sumbangi Cahaya
  • MY LITTLE WIFE
  • ALBARES MADAGASKAR (END)
  • ALRA (End)
  • ALVARO [ON GOING]
  • RIANA [ TERBIT ]
  • Ataxaria [ completed]
  • LEONIDAS END

"Gue Bulan. Aluna Bulan Baskara." "Sampai ketemu lagi, Luna." Setelah Bulan kabur dari Jepang saat dirinya akan dijodohkan, dia mendatangi club malam bersama temannya, siapa sangka keesokannya dia bangun di sebuah apartemen laki-laki dengan tidak berpakaian. Lebih parahnya lagi laki-laki yang tidur dengannya adalah orang yang mau dijodohkan dengannya, awalnya Bulan tidak mau menikah dengan laki-laki itu, tapi nasi sudah menjadi bubur, mereka sudah tidur bersama. "Apa lo juga mau tau fakta soal pernikahan kita?" Bulan mendongak menatap Dikara. Dikara menyeringai, tidak baik jika ia menyembunyikannya kan? "Gue yang jebak lo! Gue yang seret lo kesini!" "Brengsek .." lirih Bulan dengan air mata yang lolos dari pelupuk matanya. "Sstt .. Istri gue gak boleh ngomong kasar," seringai Dikara dengan membantu Bulan berdiri. "Lo dengerin gue baik-baik! Kalo lo bilang mau cerai lagi, gue bakal hamilin lo!" ~~ ! Bahasa kasar, acak, 18+!! !!FOLLOW SEBELUM MEMBACA!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines