Hallo Nata!

Hallo Nata!

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 5, 2023
Ana punya Bunda, Daksa juga punya. Ana punya Ayah, Daksa tidak punya. Ana pacar Nata, Nata milik Daksa. Semua hal yang Daksa inginkan selalu Ana dapatkan, termasuk Nata. Daksa jelas lebih dulu mengenal Nata, harusnya Nata tidak pernah melihat siapapun setelah Daksa jadi sahabatnya. Sebelumnya Daksa tidak pernah benci seseorang, tetapi sejak Ana hadir di tengah-tengah kehidupannya. Daksa entah kenapa meluapkan semua rasa bencinya kepada Ana. "Lo tau apa yang paling gue benci di dunia ini?! Diabaikan sama Nata dan lo, Na! Gue muak sama lo!" Sayangnya Ana tidak pernah berhasil membenci Daksa, sekeras apapun pukulan Daksa saat membullynya Ana tidak pernah menaruh dendam pada Daksa. Daksa tidak suka miliknya diambil, dia hanya butuh Nata. "Gue cuma butuh Nata, bisa?" DON'T COPY WRITE ....
All Rights Reserved
#17
eighteen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Arsyilazka
  • The Oddlove
  • ALANA [LENGKAP]
  • ANATHAN  || END
  • F A K E ? [End]
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓

"Kamu ga akan pernah pergi, rumah kamu di sini kamu harus bareng terus sama Bunda" ucap Airin menahan putri bungsunya. "Maaf Bun, Ara pengen cari kebahagian Ara dan kebahagian itu ga Ara dapet di sini" ucap Ara sembari melepaskan tangan Airin yang menahannya. "Kamu akan pergi kemana? Cukup ikhlaskan Alvino dan semuanya ga ribet kayak gini" "Ayah ngomong gampang tapi aku yang jalanin susah! Sekarang coba Ayah yang ada di posisi aku, aku suruh Ayah pisah sama Bunda apa Ayah mau? Bertahun-tahun Fira selalu nomor satu di hati Ayah, tapi aku? Selayaknya pesuruh, selalu nurut apa kata penyuruhnya" Ara berkata dengan air mata yang semakin mengalir deras, ingin cepat pergi dari sana, "Apa Ayah pikir semua yang Ayah suruh dan aku turutin itu bikin aku bahagia? Jawabannya enggak!" Penasaran? Yukk langsung bacaaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines