LUKA BATIN
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 29, 2022
Aku bisa memaafkan kesalahannya. Namun, aku tidak bisa melupakan perbuatan jahatnya. Gagal dalam hal percintaan ternyata tidak terlalu buruk. Dibandingkan dengan orang yang gagal dalam pendidikan. Karena, pendidikan lebih penting bandingkan dengan percintaan. Seorang Gadis berusia 17 tahun yang takut akan masa depannya suram. Ia berhenti menempuh pendidikannya, bukan karena kekurangan dari segi ekonomi. Melainkan, Karena dari sebuah "LUKA BATIN" Semua orang pasti punya luka batinnya masing-masing. Luka batin pun bisa datang dari siapa saja. Dari orang tidak dikenal, teman, saudara, bahkan dari orang tua. Dampak mempunyai luka batin pun bisa menyerang psikologis seseorang.
All Rights Reserved
#56
bunuhdiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NERAKA SEBELUM MATI
  • senyuman palsu -Tamat-
  • This Is Not My House
  • Look at Me, MAMA! ✔
  • You Are Mine [Terbit]
  • To us who have to endure.
  • Bukan Kita D.A.N
  • Pelangi Redup
  • Liharika Yang Tak Dianggap
  • Meimei Baik {SAD STORY}

"Orang lain menyebut rumah sebagai surga. Tapi bagiku, rumah adalah tempat luka pertama, tempat trauma bertumbuh, dan tempat aku perlahan mati dalam diam." Niko Ardiansyah, seorang pemuda 19 tahun, memendam luka yang tak terlihat. Ia bukan korban kekerasan fisik, tapi setiap kata yang dilontarkan keluarganya adalah cambuk bagi jiwanya. Di balik dinding rumah yang terlihat tenang, Niko menjalani hidup dalam penderitaan batin yang dalam dihina, direndahkan, dianggap gagal, dan bahkan tak pantas bermimpi. Bermimpi menjadi psikolog untuk membantu mereka yang hancur seperti dirinya malah dianggap lelucon karena masa lalunya sebagai mantan pasien rumah sakit jiwa. Keluarganya menolak memberi restu. Dunia menertawakannya. Dan ia pun mulai percaya bahwa dirinya memang tak layak. Neraka Sebelum Mati bukan sekadar novel, ini adalah potret nyata dari mereka yang berjuang dalam sunyi. Kisah tentang kehilangan harga diri, luka dalam keluarga, dan upaya menemukan cahaya di tengah gelapnya jiwa. Ini adalah suara hati... dari mereka yang pernah atau sedang tinggal di "rumah" yang justru membunuh mereka perlahan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines