Bersama Dalam Bayangan

Bersama Dalam Bayangan

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 13, 2023
WpInfo
Fiction
Mystery
Dua saudari ini belum pernah bertemu satu sama lain sebelumnya. Angga adalah seorang murid SMK kelas X dan Syakia adalah seorang gadis yang baru berusia 7 tahun. Keduanya bertemu karena wasiat sang ayah yang mengharuskan mereka untuk tinggal bersama sebagai saudara dan tinggal di sebuah Villa tua yang ada di pinggiran kota Jakarta. Sebuah Villa yang sudah lama di tinggalkan milik Almarhum Kakeknya. Rumah terlihat menyeramkan bagi orang yang selalu melewatinya. Namun bagi yang bisa "Melihat" Akan menyadari keanehan di Villa itu. Berbagai kejadian aneh terjadi di sana. Kisah ini akan menjadi kisah keseharian Angga dan Syakia di Villa itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • the last of the twelve sisters
  • ADA APA DENGAN KITA?
  • Bisikan Hawa
  • Distopia Bagi Kia (TAMAT)
  • The Nightmare Stories (Completed)
  • Misteri Alas Tawengan
  • 7 Malam Setelah Nenek Meninggal (TAMAT)
  • ILMU HITAM (COMPLETED)
  • Terjebak 2 Alam [S1 dan S2]
  • The Secret Of Diary

Sinopsis: Di sebuah Lembaga terpencil yang menyamar sebagai panti asuhan, Eugenia dan sebelas gadis yatim piatu lainnya hidup dalam neraka kekerasan dan pelecehan di bawah tangan para pengurus yang kejam. Setelah menyaksikan kematian tragis teman-teman mereka akibat hukuman brutal dan kelalaian, Eugenia dan Rebecca, seorang gadis yang lebih tua dengan jiwa kepemimpinan, merencanakan pelarian. Pada malam festival musik di kota terdekat, ketika keamanan Lembaga melonggar, dua belas gadis itu mencoba kabur melalui lubang yang mereka gali di bawah tembok. Namun, pelarian mereka segera diketahui, dan pengejaran sengit pun terjadi di pegunungan. Dalam upaya melarikan diri, kelompok mereka terpecah. Rebecca, dengan naluri melindungi Eugenia, mengorbankan dirinya dengan menjadi umpan agar Eugenia bisa lolos dari kejaran para penjaga. Eugenia berhasil melarikan diri, hidup dalam kesendirian dan dihantui oleh trauma serta rasa bersalah karena meninggalkan teman-temannya. Bertahun-tahun berlalu, Eugenia berusaha membangun kehidupan baru sebagai Elisa sambil menyimpan kenangan pahit tentang Lembaga dan pengorbanan Rebecca. Namun, ia selalu bertanya-tanya tentang nasib teman-temannya yang tertangkap kembali. Takdir membawanya pada penemuan mengerikan: teman-temannya, termasuk kemungkinan Rebecca, tidak selamat. Mereka ditangkap kembali oleh pihak fasilitas dan dijual ke berbagai tempat untuk dieksploitasi. Kebenaran yang menyakitkan ini membangkitkan amarah dan tekad dalam diri Eugenia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines