Bertutur

Bertutur

  • WpView
    Leituras 115
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Capítulos 15
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, out 23, 2023
WpInfo
Ficção
Temas Sociais
"Sepertinya kau sedang tak baik-baik saja." "Begitulah." "Kau perlu bercerita?" "Adakah yang bersedia mendengar?" "Entahlah kalau di luar sana." "Itu yang kutakutkan. Tidak ada ... tidak ada yang bisa mengerti." "Ya begitulah. Dan karena begitu ... hei, mengapa harus mereka? Mengapa tak kita saja?" "Maksudmu?" "Kau, aku--kita, mulai jadi teman. Mulai saling mendengarkan. Memulai obrolan .... Aku mendengar kesahmu, kau menyimak resahku. Karena mengapa pula harus mereka, jika kita saja harusnya bisa."
Todos os Direitos Reservados
#461
kuliah
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Oddly Coupley (Complete)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Famille
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Niken
  • UNREQUITED LOVE
  • Langkah Seiring (END+EXTRA PART)
  • Isi Kepala
  • Retrocession (PUBLISHED)

"Daripada gue susah-susah cari calon suami yang oke, mending nikah sama lo aja, Ren. Yuk!" Ucapan Sybil dibalas semburan kopi yang langsung membasahi wajah jelitanya. Sementara itu, Daren yang terkejut tidak bisa bicara apa-apa. Otak sahabat yang sudah dua belas tahun dikenalnya itu, sepertinya memang benar-benar eror. "Lo tau kan kalau gue itu..." ucapan Daren menggantung. "Tau. Makanya gue mending sama lo. Tau sendiri gue nggak ada tendensi buat nikah. Nah... kalau sama lo at least nggak berasa nikah kan. Kayak kita bisa jadi housemate aja. Cuma emang 'terikat' supaya nggak kena grebek." Syibil mengemukakan alasannya begitu lancar. "Tap..." "Lo juga dapat benefit dari ini. Status kita nanti cukup buat jadi tameng di depan keluarga lo juga. Gimana?" Kemampuan persuasi Sybil memang luar biasa. Penawaran darinya terdengar menggiurkan ditelinga Daren. Lelaki itu pun dengan mudah setuju dibuatnya. "Deal."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo