CERIOUS
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 20, 2022
Perjalanan hidup seorang gadis dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Akankah ambisi dan optimisme berhasil menguasai dirinya atau justru kemalasan mengalahkan segalanya? Semua ini tentang pertarungan melawan diri sendiri.
All Rights Reserved
#705
bagus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rekonsiliasi Hati ✔
  • Surreptitious [END]
  • Perfect Butterfly🦋
  • PELAKOR KECIL (Tamat)
  • Another Seyra! Antagonist Girl [End]
  • Izinkan Aku Bernaung [revisi]
  • This is Not A Good Love Story [COMPLETED]
  • The Secret Life of The Loveable Daughter (The Secret Life Series #3)
  • Self Injury's(complete)✔
  • 𝐀𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐒𝐈

||COMPLETE|| re·kon·si·li·a·si - rékonsiliasi - n - perbuatan memulihkan hubungan persahabatan pada keadaan semula; perbuatan menyelesaikan perbedaan. *** Hidup di tengah masyarakat yang masih kental akan budaya patriaki memang bikin emosi. Sebagai perempuan selalu dituntut untuk bisa segala hal yang seharusnya bukanlah sebuah kewajiban. Belum lagi stigma yang ada di masyarakat yang makin hari makin gak ada akhlak. Tertekan sudah menjadi bagian dalam menjalani masa depan. Tekanan di tempat kerja juga menjadi salah satu penyebab kegilaan ini. Antara tugas dan jam kerja yang gilanya gak masuk akal, tapi gaji yang diberikan tak seberapa. Ini tuh kerja atau perbudakan dengan gaya, bikin capek aja. Mana ada ekspetasi dari orang tua yang makin bikin runyam kepala, astaga begini sekali hidup di tengah cekikan masyarakat. Ini kalau gagal ditengah jalan mau jadi apa coba, mereka terlalu menaruh ekspetasi tinggi padanya. Siap-siap sudah dinikahkan paksa buat menanggung malu akan kegagalan. Padahal nikah juga bukan solusi, malah makin menambah beban masalah hidup. Gini nih kalau jadi anak perempuan, kalau berhasil kagak dipuji tapi kalau gagal siap-siap dijodohin. - Judistia Savrinadeya -

More details
WpActionLinkContent Guidelines