ALuka
  • WpView
    MGA BUMASA 1,878
  • WpVote
    Mga Boto 1,396
  • WpPart
    Mga Parte 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Jan 20, 2023
!!ada banyak kalimat dan perilaku yang tak seharusnya di contoh!! !!tolong,bijaklah dalam membaca!! #TIDAK ADA BATASAN UMUR,KARENA DEWASA TIDAK DIUKUR DARI UMUR# *** "Di dunia ini bukan cuma elu yang terluka,lu pikir gue baik-baik aja?gue gak ngeluh bukan berarti gue sehat," *** "Mau berapa orang yang mau kamu buat menderita hidupnya?" *** "Coba tanya sama dia,gimana keadaan dia?apa dia baik-baik saja meskipun bertahan sendirian?" *** Setiap orang pasti memiliki luka,ada yang menyerah dengan lukanya ada pula yang bertahan dengan lukanya. Jika kamu memiliki luka yang hebat,apa kamu akan bertahan?atau kamu akan menyerah seperti manusia yang memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri?
All Rights Reserved
#921
girl
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Breathe
  • Juan [REVISI]
  • Devaul • completed
  • Rumah Untuk Senja
  • ON REMEMBERING
  • Not Home [TAMAT]
  • GADIS LANGIT
  • BERISIK (END)

Cerita ini mengisahkan seorang siswa yang hidupnya penuh penderitaan, baik di sekolah maupun di rumah. Ia adalah seorang anak yang lugu, mudah sakit, dan terperangkap dalam masa hidup yang kelam. Di sekolah, ia selalu menjadi sasaran bullying. Teman-temannya menjauhinya, bahkan tak ada satu pun yang mau berteman dengannya. Setiap hari, ia merasa kesepian dan tak berdaya, terjebak dalam dunia yang penuh rasa sakit dan penghinaan. Di rumah, kondisi yang lebih buruk lagi menunggunya. Kedua orang tuanya tidak menunjukkan kasih sayang sama sekali. Alih-alih memberikan dukungan, mereka justru menyiksanya, baik secara fisik maupun emosional. Setiap kali ia mendapatkan nilai yang buruk, atau bahkan tidak mendapatkan nilai seratus, ia akan dihukum dengan tidak diberi makan dan terus disiksa. Kata-kata yang terlontar dari orang tuanya begitu menyakitkan, membuatnya merasa seperti anak yang tidak berguna dan tak pantas untuk dihargai. Kondisi ini membuatnya terpuruk dalam keputusasaan. Ia merasa hidupnya tidak berarti dan mulai berpikir untuk menyerah. Setiap kali dibuli atau disiksa, ia hanya pasrah dan tidak berdaya, seakan-akan dunia ini terlalu berat untuk ia hadapi. Ia tak pernah merasakan kehangatan keluarga yang seharusnya menjadi tempat pelindungnya. Ia selalu iri melihat kebahagiaan orang lain, namun dirinya tak pernah merasakannya. Di luar, wajahnya selalu datar, tak pernah ada senyum yang menghiasi wajahnya. Luka-luka fisik dan emosional yang ia alami menjadi beban berat yang membentuk dirinya menjadi sosok yang tertutup dan terpuruk. Ia hanya bisa bersembunyi di balik kesedihan, tak tahu harus bagaimana lagi untuk bertahan. Bagaimana kisahnya akan berlanjut? Akankah ada secercah harapan yang datang untuk mengubah hidupnya? Mari kita saksikan perjalanan hidupnya yang penuh dengan perjuangan dan air mata... cerita ini murni dari pikiran yana sendiri dan jangan plagiat!!

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman