ALuka
  • WpView
    Reads 1,877
  • WpVote
    Votes 1,396
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 20, 2023
!!ada banyak kalimat dan perilaku yang tak seharusnya di contoh!! !!tolong,bijaklah dalam membaca!! #TIDAK ADA BATASAN UMUR,KARENA DEWASA TIDAK DIUKUR DARI UMUR# *** "Di dunia ini bukan cuma elu yang terluka,lu pikir gue baik-baik aja?gue gak ngeluh bukan berarti gue sehat," *** "Mau berapa orang yang mau kamu buat menderita hidupnya?" *** "Coba tanya sama dia,gimana keadaan dia?apa dia baik-baik saja meskipun bertahan sendirian?" *** Setiap orang pasti memiliki luka,ada yang menyerah dengan lukanya ada pula yang bertahan dengan lukanya. Jika kamu memiliki luka yang hebat,apa kamu akan bertahan?atau kamu akan menyerah seperti manusia yang memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri?
All Rights Reserved
#311
wp
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Nayara [ TERBIT ]
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Breathe
  • Sejenak Luka
  • 𝓐𝓷𝓽𝓪𝓰𝓸𝓷𝓲𝓼 𝓕𝓪𝓶𝓲𝓵𝔂
  • GADIS LANGIT
  • DENNIES
  • ON REMEMBERING
  • Diary Depresiku

"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2

More details
WpActionLinkContent Guidelines