TAKDIR BERAKHIR CINTA

TAKDIR BERAKHIR CINTA

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 7, 2022
"Aku mohon stop dan berhenti bersikap seperti ini kak,.!" Emily yang bicara dengan suara bergetar mencoba menahan airmata yang hampir keluar "Oke.. tapi kasih aku alasan untuk kenapa aku ngak boleh jatuh cinta sama kamu,." Emily sedikit berfikir sebelum akhirnya ia berbicara yang membuat zeema bungkam seribu bahasa. "Karna aku dan kakak, ibarat kan rumah tanpa pondasi.," airmata yang ntah sejak kapan jatuh membasahi pipi Emily. "Ketika cinta mampu mempertemukan kita maka takdir juga dapat memisahkan kita.," Baru saja Zeema ingin bicara Emily sudah lebih dulu mengundurkan diri dari hadapan Zeema. "Aku permisi kak,, ass-assalamualaikum.,"
All Rights Reserved
#86
karyasendiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dalam Hijrah #FJSTheWWG
  • Bitch Daughter (Putri Kupu-kupu Malam) SELESAI✓
  • Falling for You - TERBIT
  •  The Secret Of Love(lingorm)
  • 2 MONTH [Complete]
  • Cinderella Vs Pangeran Drama
  • FATE'S CRUEL KINSHIP (SELESAI)✅
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika

1#hijrahcinta "Ta-tapi, kenapa ka Azam memilih saya untuk dijadikan pendamping?" "Bukannya kakak tau, dulu sikapku pada kakak seperti apa?" lanjut Syifa. Azam terdiam sekejap. "Tapi itu dulu kan?" tanyanya singkat. "Dan masa laluku sangatlah buruk. Aku tak pantas untuk kakak. Kakak itu agamanya sangat baik, sedangkan aku?" "Tapi kamu tidak hidup di masa lalu lagi. Kamu akan hidup di masa depan. Dan aku yakin kamu pasti menjadi wanita yang lebih baik." Azam berkata dengan nada santai. "Aku tak pantas untuk kakak," Syifa menundukkan kepalanya. "Kenapa?" "Aku ingin memperbaiki diri dulu." "Aku yang akan membimbingmu." "Lelaki yang baik, untuk perempuan yang baik, pun sebaliknya. Kakak baik tapi aku tidak." "Berhenti merendahkan dirimu. Kamu memang belum baik sepenuhnya, tapi kamu sedang berusaha menjadi baik, kan? Aku akan membimbing mu." "Tapi kak..." "Apa ini tanda kamu menolak lamaranku?" "Tidak begitu..." "Semua terserah padamu. Aku akan menunggu jawabannya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines