KALANDRA with ES [END]

KALANDRA with ES [END]

  • WpView
    Reads 13,928
  • WpVote
    Votes 771
  • WpPart
    Parts 62
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 24, 2023
"𝐋𝐮𝐜𝐮 𝐦𝐞𝐦𝐚𝐧𝐠, 𝐦𝐚𝐬𝐚 𝐥𝐚𝐥𝐮 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐧𝐲𝐞𝐝𝐢𝐡𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐥𝐚𝐥𝐮 𝐝𝐢𝐩𝐢𝐤𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧. 𝐒𝐞𝐦𝐞𝐧𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐡𝐚𝐠𝐢𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐨𝐥𝐚𝐡-𝐨𝐥𝐚𝐡 𝐭𝐞𝐫𝐭𝐞𝐥𝐚𝐧" ••••••• Sejak kecil ditinggal oleh sang mama yang menjadi cinta pertama seorang anak laki-laki. Ezra dan Kezia beranjak dewasa dengan rasa keingintahuannya yang tinggi akan siapa orang yang membunuh Mamanya dengan cara menukar sebuah vitamin dengan racun. Entah siapa orang jahat yang menukar vitamin tersebut. Ezra membencinya dan memiliki rasa dendam yang ia tahan sejak kecil kepada orang jahat tersebut. Membantu seorang perempuan yang hanya bertemu dengan ketidak sengaja karena tertabrak dan menolongnya saat ada 2 pria yang akan menyentuhnya sembarangan, membuat Ezra lebih dekat dengan gadis tersebut. Apalagi saat gadis itu meminta bantuannya karena tidak memiliki uang untuk membayar hutang kepada ibu kosnya sebab bibinya yang kejam dan tidak punya hati itu tiba-tiba berhubungan. Serumah dengan gadis tersebut, merasakan masakannya, dan sebagai teman untuk Kezia yang selalu kesepian di rumah. Ternyata, dari balik kegigihan serta tekadnya yang kuat, gadis tersebut memiliki masa lalu yang sama pahitnya dengan Ezra. Namun berbeda. Akankah Ezra dapat menemukan pembunuhan Mamanya? Masa lalu Ezra memang pahit, tapi masa lalu Zea dan Arden tidak kalah pahit dengannya. {CERITA INI TIDAK DIREVISI}
All Rights Reserved
#710
adara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stay (Away)
  •  FIGURAN ARZEV
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • STELLA (On Going)
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Assassin Girl [ Editing ]
  • �𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • ELZEAN [On Going]
  • Diary untuk Arland [Completed]

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

More details
WpActionLinkContent Guidelines