Tuan Muda's Reyes (END)

Tuan Muda's Reyes (END)

  • WpView
    Reads 126,449
  • WpVote
    Votes 8,977
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadComplete Tue, Dec 30, 2025
Lahir sebagai bagian dari Reyes adalah kesialan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Haru dan Rahasianya
  • Golden Eye
  • DEAR SHYLIEN : The Silent Crown (END 1 & 2)
  • Regret (END)
  • Varo Prince Grisham
  • T I M E    W O R L D [✓]
  • 𝐊𝐀𝐕𝐀𝐌𝐈𝐑𝐎 𝐃𝐀𝐑𝐑𝐄𝐋 (HIATUS)
  • My Brother Is A Mafia
  • Alaska Gio Ganendra
  • Arash's Mission

Haru Joiz Brinze, putra dari pasangan Javier Magenta Brinze dan Nisa Eudore Brinze. Anak sulung dari lima bersaudara yang sangat di sayangi oleh adik-adiknya. Haru merupakan Ketua BEM sekaligus Ketua Himpunan Mahasiswa Apoteker di universitasnya. Dirinya dikenal dalam kalangan mahasiswa sebagai senior yang ramah dan memiliki jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab yang tinggi. Menjadi salah satu tokoh yang bisa di jadikan panutan di lingkup universitas tempatnya menuntut ilmu, tidak membuat dia melalaikan tugas dan kewajibannya sebagai seorang anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya dan abang sulung bagi adik-adiknya. Dia menjadi support system yang baik bagi adik-adiknya, bahunya dia tegarkan agar menjadi sandaran yang kokoh ketika sahabat dan keluarganya sedang dalam masa sulit, dan menjadi seorang pelawak handal ketika adik-adiknya dan sahabatnya merasa sedih. Siapa sangka di balik semua itu, Haru hanyalah seorang anak laki-laki yang lemah dan rapuh, anak laki-laki yang menyimpan begitu banyak duka dan luka yang dia sembunyikan rapat-rapat dari semua orang. ***** "Mereka tidak menuntut! Tapi sikap mereka seolah memerintahku untuk menjadi sempurna!" -Haru Joize Brinze. "Bahu seorang anak sulung harus kuat, agar bisa menjadi sandaran yang kokoh ketika adik-adiknya lelah" -Haru Joize Brinze. "Aku harus sempurna, dan tidak boleh gagal, agar orang tua ku tidak memaksakan keinginan mereka pada adik-adik ku" -Haru Joize Brinze. "Boleh aku menyerah?" -Haru Joize Brinze. "Aku lelah" -Haru Joize Brinze.

More details
WpActionLinkContent Guidelines