IN THE LABORATORY

IN THE LABORATORY

  • WpView
    Reads 322
  • WpVote
    Votes 274
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 2, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Kejadian tidak terduga dengan adanya asap yang hampir membuat SMA Dahlia kehilangan semua muridnya. Namun, pemuda hebat dengan rasa pengorbanan tinggi, kini SMA Dahlia kembali membaik. Pemuda-pemuda tersebut berusaha mencari tahu penyebab mengapa asap itu timbul, siapa sangka penyebab dibalik semuanya adalah orang yang membenci salah satu guru SMA Dahlia. Tak segan guru tersebut memberi pelajaran dengan melaporkannya kepada pihak yang berwajib dan menegaskan bahwa kejadian tersebut hampir membuat semua orang mati. • • • • -Siapa penyebab dari kejadian tersebut? -Siapa pemuda hebat yang menyelamatkan SMA Dahlia? -Setelah di ketahui, ternyata asap itu bukan asap, melainkan? Mari kita menjelajah lebih dalam lagi!!!
All Rights Reserved
#27
disaster
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is LOVE
  • Cinta Ku Dalam Diam Di Pondok Pesantren✅
  • Starting from the Wrong Target
  • You And Me, Can We? [On Going]
  • To Choose an Enemy (End)
  • CEZALINE
  • Three Little Words [TAMAT]
  • SLOWLY FALLING [TERSEDIA DI KUBACA]
  • ALISYA &Alvaro
Is LOVE

Apa itu cinta? Apa dia berwujud? Atau tidak? Kenapa jika mencintai seseorang harus jantung yang merasakan debarannya. Tetapi... jika terluka bukan hanya jantung yang tersakiti, namun hatipun ikut juga merasakannya. *** Debaran jantungku terasa begitu kencang saat seorang siswa laki-laki dengan aura ketampanan yang mampu membuat para siswi diSMA-nya berteriak mengaguminya. Dia jatuh hati terhadap siswa laki-laki itu. Dia selalu berada dibelakang laki-laki itu seperti penonton yang membawa poster besar sambil berteriak mendukung kesuksesan dalam pertandingan itu. Aku ingin menghampiri dia. Tetapi... aku takut kalau dia bukan malah menerimaku tapi malah menghujaniku dengan semua hinaan pedas yang keluar dari mulutnya. Ya, memang aku tau posisiku di sini. Gadis berkaca mata dengan bermodal baju kebesaran yang ditemani rok SMA-nya yang ikut juga kebesaran. Culun, cupu, kuper, dan sangat dekil. Bagaimana tidak dekil. Rambut yang seperti jarang ditata alias semrawut kalo orang jawa bilang dan juga, sepatu yang usang. Sungguh pas jika ia pantas diasingkan oleh siswi-siswi lainnya. Hufttt.... Helaan nafasku dengan mulai memundurkan gerak kakiku ke belakang untuk segera pergi dari hadapan keramaian siswi-siswi lainnya yang mengagung-agungkan laki-laki yang membuatnya jatuh hati. 'Menyukainya dan dibalas rasaku memang tak pantas untuk kugapai. Mungkin dengan mengaguminya dari belakang sudah cukup pantas bagiku.' -IS LOVE

More details
WpActionLinkContent Guidelines